HUT Ke-73  Kemenag Mengajak Toleransi Antar Umat Beragama

oleh -399 views

BATURAJA (KP),- Kementrian Agama Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) menggelar Upacara Hari Amal Bakti (HAB) Ke-73 Tahun 2018, kegiatan berlangsung di halaman Kantor DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu pada Kamis, 03 Januari 2019. Turut hadir Kapolres, Kejaksaan Negeri, Dandim 0403/Ogan Komering Ulu, Wakil Ketua DPRD Ogan Komering Ulu Hj. Indrawati, juga sejumlah Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya.

Acara diawali dengan upacara seluruh pegawai Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Ogan Komering Ulu dan siswa-siswi madrasah yang ada dilingkungan Kementerian Agama Kabupaten Ogan Komering Ulu. Acara diakhiri dengan pemberian penghargaan Satria Lencana kepada pegawai yang mengabdi selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun. Serta pemberian bantuan terhadap anak yatim piatu sebanyak 30 orang, dan pemberian bingkisan untuk Purna Bakti, serta pemberian hadiah kepada pemenang lomba dalam rangkah memeriahkan Hari Amal Bakti Ke-73. Termasuk beberapa kegiatan di perlombaan mulai dari lomba rabana, bola volly, tenis meja, dan lainnya.

Bupati Kabupaten Ogan Komering Ulu Drs. H. Kuryana Azis yang menjadi inspektur upacara pada kesempatan tersebut menerangkan berdasarkan intruksi dari Menteri Agama Republik Indonesia, bahwa pemerintah membentuk Kementerian Agama sebagai bagian dari perangkat kehidupan bernegara dan berpemerintahan dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Pembentukan Kementerian Agama ini merupakan keputusan yang bersejarah dan memberi pengaruh besar sepanjang perjalanan bangsa dan negara Republik Indonesia hingga kini, dengan berdirinya Kementerian Agama adalah untuk menjaga dan memelihara, sekaligus mengembangkan kualitas pendidikan di bidang keagamaan masyarakat kian naik peringkat.

Agar kedepannya tetap dan terus terjaga kerukunan hidup antar umat beragama yang kian melekat, dan pada akhirnya kualitas kehidupan keagamaan segenap bangsa makin meningkat. “Keberhasilan pembangunan kehidupan beragama sangat menentukan hari depan bangsa, melalui peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama, kita diingatkan kembali arti pentingnya jaminan hak beragama dalam pelaksanaan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, terutama sila Ketuhanan Yang Maha Esa pada pembukaan dan pasal 29 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia,” terang Kuryana Azis.

Kata Kuryana Azis dalam negara kita berdasarkan Pancasila, bukan hanya jaminan untuk mengamalkan ajaran agama dilindungi negara, bahkan kebijakan pemerintah tidak boleh bertentangan dengan ajaran dan kaidah agama yang harus sejalan dengan tema ” Hari Amal Bakti Kementerian Agama ” tahun ini, mengajak “ Mari Jaga Kebersamaan Umat. ” imbuhnya.

Sebagai Bupati Kuryana azis mengajak seluruh jajaran Kementerian Agama agar senantiasa menebarkan energi kebersamaan, merawat kerukunan, dan menempatkan diri diatas dan untuk semua kelompok golongan kepentingan. Ajakan yang sama juga disampaikannya kepada semua elemen bangsa, untuk menjaga kebersamaan, keutuhan sesama anak bangsa dari sikap yang bisa menimbulkan luka bagi sesama saudara.



“ Mari jauhi saling menebar benci, saling melempar fitnah keji, saling menyuburkan penyakit hati, dan saling melukai hati antar sesama anak negeri. Seluruh ASN dan jajaran Kementerian Agama haruslah menjadi perangkai, penjalin, generasi kebangsaan kita, tutup Kuryana Azis. (Syahril).


Memuat...