Kades Tanjung Kumbik Utara Paparkan Realisasi ADD dan DD Tahun 2020

oleh -321 views
Pjs-Kepala-Desa-Tanjung-Kumbik-Utara-Kecamatan-Pulau-Tiga-Barat-Pultibar-Kabupaten-Natuna-Provinsi-Kepulauan-Riau-Fadhil

NATUNA  (KP),- Pjs Kepala Desa Tanjung Kumbik Utara, Kecamatan Pulau Tiga Barat (Pultibar), Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Fadhil mengatakan penganggaran Dana Desa (DD) jelas berdampak bagi kemajuan desanya.

Kucuran dana sebesar Rp 800 juta yang berasal dari pemerintah pusat  itu, meliputi anggaran fisik, pembinaan, pemberdayaan termasuk penganggaran untuk warga terdampak Covid-19. “Tujuan dari DD itu sendiri untuk pembinaan pemberdayaan dan padat karya,” kata Fadhil kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya, Rabu, 29 Juli 2020.

Menurutnya selain DD desa juga punya Alokasi Dana Desa (ADD) yang berasal dari pemerintah kabupaten. “Kalau untuk ADD potongannya 28,64 persen dan dampaknya bagi kemajuan desa jelas meningkat,” ujarnya.

Penggunaan anggaran tersebut kata Fadhil, sesuai aturan dimulai setiap awal tahun. “Jadi mulai dari bulan Februari kita sudah bisa kerja dengan dana tersebut. Untuk penyerapan DD sendiri sudah 80 persen. Jadi kerjanya belum selesai semua, saat ini masih terus berjalan,” terangnya.

Fadhil menjelaskan pada tahun ini sempat terjadi beberapa kali perubahan penggunaan dana desa. “Masaalah keuangan dari pusat sudah masuk dan defisitnya untuk tahun ini pemotongan 28,64 persen dari anggaran kami. Makanya ada dua kali perubahan,” jelasnya.

Perubahan yang pertama, lanjut Fadhil terkait penanganan Covied-19. Perubahan kedua karena ada permasaalahan dalam kitab susun. “Jadi ada banyak anggaran yang kita pangkas di buang sesuai dengan pemotongan anggaran itu sendiri. Ada kegiatan-kegiatan atau anggaran yang mau tidak mau harus kita buang seperti perjalanan dinas,” sebutnya.

Kata Fadhil pembangunan pelabuhan tambatan perahu ukuran 5×42 meter dari Dana Desa Padat Karya Tunai saat ini juga masih dalam proses pengerjaan. “Anggarannya sebesar Rp 515.866.800. Selain itu juga untuk membayar honor guru TK, TPQ dan untuk kegiatan-kegiatan desa,” pungkasnya.



Akhir sesi wawancara, Fadhil menyebut akan ada kucuran anggaran untuk Covid-19. “Bantuan Langsung Tunai (BLT) akan di sambung lagi tiga bulan sekali. Memang ada banyak rencana yang sudah kita susun nantinya juga akan kita hilangkan,” tutupnya. (KP).


Laporan : Boy Iqbal


 


Memuat...