Nasrul Hadiri Penutupan Kompetisi, Perguruan Ciungwanara Raih Juara Umum Pertama
Sebarkan artikel ini
Nasrul anggota DPRD Kota Tanjungpinang foto bersama atlet.
TANJUNGPINANG – Kadispora Tanjungpinang, H. Efendi, S.Sos MM menghadiri penutupan pertandingan Pencak Silat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 Kota Otonom yang telah diselenggarakan pada tanggal 8-9-10 oktober 2022 di Aula SMP N 4 Kota Tanjungpinang.
Turut hadir anggota DPRD Kota Tanjungpinang dari partai Pks bapak Nasrul, Kabid olah raga bapak Zamanes, perwakilan dari IPSI bapak Faisal silin, perwakilan Hulubalang Lam provinsi diwakili oleh bapak Deny Jebat, Ketum ormas Generasi Anak Melayu bapak Aryandi SE, para dewan juri, wasit-wasit dan sekitar 100 lebih atlet-atlet pencak silat yang ikut berpatisipasi.
Dari kiri Joni hariadi Ketua Lembaga Wasit Juri Kota Tanjungpinang, Raja Nazaruddin SH Penasehat Perguruan Silat Ciungwanara, Nasrul DPRD Kota Tanjungpinang.
Dalam sambutannya, H, Efendi, Sos MM mengucapkan selamat kepada para atlet pemenang pertandingan memperingati hari ulang tahun (HUT) ke 21 kota otonom Tanjungpinang.
“Hadir bersama kita bapak nasrul Anggota DPRD kota Tanjungpinang Yang menginisiasi dan mengalokasikan pokir nya hingga terlaksananya kegiatan pertandingan ini hingga bisa terlaksana. Mudah-mudahan kegiatan ini berkelanjutan. Dan terima kasih kepada seluruh panitia dan Perguruan Pencak Silat Ciungwanara yang sudah mau support kita hingga pelaksanaan kegiatan ini telah dilaksanakan secara aman, terkendali, tertib dan lancar. Mudahan pertandingan ini dapat kita laksanakan kembali di tahun tahun mendatang. Saya mewakili dari pemerintahan resmi nyatakan kegiatan ini ditutup,” paparnya.
Kadispora Tanjungpinang, H. Efendi, S.Sos MM foto bersama atlet.
Saat di wawancarai awak media Nasrul anggota DPRD Kota Tanjungpinang komisi III dari Partai Keaadilan Sejahtera (PKS) mengaku dirinya merasa terpanggil untuk mensupport kegiatan silat ini.
“Karena bagaimanapun silat ini adalah olahraga tertua,belum kita lahir sudah ada. Olahraga yang komplit yang berbentuk seni dan bentuk bela diri, masyarakat tanpa kelas ekonomi bisa ikut bergabung di silat ini. Kemudian saya lihat ada membangun semangat silaturahmi antara perguruan antar komunitas saling menjalin silaturahmi dan yang terpenting adalah efek positifnya adalah kita bisa menciptakan kegiatan yang positif. Kegiatan masyarakat kegiatan anak-anak, adik-adik dari yang mungkin tidak bermanfaat kepada kegiatan yang bermanfaat. Kita bisa membantu orang tua mereka dalam rangka mendidik anak anak mereka berjiwa baik dan sportivitas,” ujarnya.
Juara umum pertama Perguruan Pencak Silat Ciungwanara.
“Bagi yang juara jangan jadikan itu suatu kebanggaan yang berlebih-lebihan syukuri itu bahwa kita hari ini beri kesempatan juara dan pertahankan prestasi itu bawa kepada nilai-nilai kebaikan. Bagi yang belum juara yuk perbaiki teknik strateginya bagaimana supaya menang. Dan tetap menjunjung nilai nilai sportivitas dalam silat. Nah kami di DPR kalau umur panjang Insya Allah kami akan siap mensupport kegiatan yang positif seperti ini,” tambah Nasrul.
Kegiatan yang seutuhnya terlaksana dari pokir Nasrul dari DPRD Kota Tanjungpinang ini, juara umum pertama diraih dari Perguruan Pencak Silat Ciungwanara. Juara kedua diraih oleh Perguruan PSHT dan juara ketiga dari Perguruan HIMSI. (KP).