“Pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah Kepulauan Riau menunjukkan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat yang tetap aman dan terkendali menjelang Hari Raya Idulfitri.”
Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, S.I.K., S.H., M.H. menyampaikan bahwa situasi kamtibmas selama pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 di wilayah hukum Polda Kepulauan Riau terpantau aman, tertib, dan kondusif.
TANJUNGPINANG – Polda Kepulauan Riau bersama jajaran terus mengintensifkan pengamanan dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Seligi 2026 guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif.
Berdasarkan hasil analisa dan evaluasi yang disampaikan oleh Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol. Dr. Nona Pricillia Ohei, kondisi kamtibmas di wilayah hukum Polda Kepri secara umum berada dalam keadaan aman dan terkendali.
Selama periode 13 hingga 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 65 kejadian di berbagai wilayah, dengan konsentrasi tertinggi berada di kawasan Batam Kota dan Bengkong.
Dari jumlah tersebut, kecelakaan lalu lintas mendominasi dengan 31 kejadian, disusul beberapa tindak pidana seperti pencurian kendaraan bermotor, pengeroyokan, serta kasus lainnya dengan jumlah relatif kecil.
“Kondisi ini menunjukkan bahwa gangguan kamtibmas lebih didominasi oleh faktor kelalaian dan aktivitas masyarakat di jalan raya dibandingkan kejahatan konvensional,” ujar Nona Pricillia.
Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang Lebaran, Polda Kepri juga terus mengoptimalkan kegiatan operasional melalui berbagai satuan tugas yang terlibat dalam operasi.
Hingga 18 Maret 2026, tercatat sebanyak 542 kegiatan operasional telah dilaksanakan, meningkat sekitar 2 persen dibandingkan hari sebelumnya. Kegiatan tersebut didominasi oleh upaya preventif yang didukung kegiatan preemtif serta pengaturan lalu lintas.
Selain itu, capaian kegiatan secara keseluruhan mencapai 582 kegiatan, yang menunjukkan konsistensi kinerja personel dalam menjaga keamanan di berbagai titik rawan dan pusat aktivitas masyarakat.
Dari sisi pelayanan, keberadaan pos pengamanan dan pos pelayanan juga memberikan dampak positif bagi masyarakat. Hal ini terlihat dari adanya 29 testimoni masyarakat yang menyampaikan apresiasi atas pelayanan Polri, termasuk dalam membantu menemukan barang hilang serta penanganan situasi darurat.
Sementara itu, berdasarkan pemantauan arus penumpang di Pelabuhan Punggur, terjadi peningkatan jumlah penumpang menjelang 18 Maret 2026. Namun kapasitas angkutan laut dinilai masih mencukupi sehingga tidak terjadi penumpukan signifikan.
Polda Kepri menegaskan akan terus meningkatkan pengawasan dan koordinasi guna memastikan pelaksanaan operasi berjalan optimal hingga selesai.
“Langkah-langkah preventif dan humanis akan terus dikedepankan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat, khususnya menjelang Hari Raya,” tambahnya.
Selain itu, masyarakat yang membutuhkan layanan kepolisian dapat menghubungi Call Center 110 yang aktif 24 jam atau menggunakan aplikasi Polri Super Apps.
Polda Kepri juga menyediakan layanan penitipan kendaraan atau barang berharga di kantor polisi terdekat secara gratis bagi masyarakat yang akan mudik, sebagai bentuk pelayanan untuk menjaga keamanan selama perayaan Idulfitri. (KP).
Laporan: Ides










