“Pasar Lorong Sepatu di kawasan Kota Lama Tanjungpinang mulai kembali ramai pengunjung menjelang Hari Raya Idulfitri setelah sebelumnya sempat sepi dalam beberapa tahun terakhir.”
Erna, salah satu pengunjung Pasar Lorong Sepatu Tanjungpinang, mengatakan meningkatnya aktivitas belanja menjelang Lebaran membuat kawasan tersebut kembali dipadati masyarakat yang mencari kebutuhan hari raya, Sabtu (8/3/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
TANJUNGPINANG – Kawasan Lorong Sepatu Tanjungpinang yang berada di sekitar Jalan Merdeka dan Jalan Teuku Umar, Kota Tanjungpinang, mulai dipadati pengunjung menjelang Hari Raya Idulfitri.
Pantauan di lokasi menunjukkan area parkir dipenuhi kendaraan sementara sejumlah toko tampak ramai didatangi pembeli yang mencari kebutuhan Lebaran seperti sepatu, sandal, hingga perlengkapan pakaian.
Erna mengatakan momen Lebaran memang selalu menjadi waktu meningkatnya aktivitas belanja masyarakat.
“Momen Lebaran meningkatkan kebutuhan belanja masyarakat. Wajar saja orang datang ke sini mencari kebutuhan menjelang Lebaran, makanya kelihatan ramai,” ujarnya.
Selain pengunjung, para pedagang juga merasakan dampak positif dari meningkatnya jumlah pembeli tersebut.
Marni (nama samaran), salah satu pedagang di kawasan tersebut, mengaku kondisi menjelang Lebaran sangat membantu perekonomian pedagang yang sebelumnya sempat mengalami penurunan omzet.
“Pedagang merasa terbantu dengan peningkatan pengunjung ini. Beberapa tahun terakhir kami mengalami penurunan drastis karena sepi pengunjung,” ujarnya.
Menurutnya, kondisi pasar yang sepi sebelumnya membuat para pedagang kesulitan meningkatkan penjualan.
“Kalau suasana biasanya sangat sulit kedatangan pengunjung, bagaimana mau melakukan penjualan. Omzet sangat turun drastis,” katanya.
Marni juga mengenang masa kejayaan Lorong Sepatu yang pernah menjadi salah satu pusat perbelanjaan favorit masyarakat Tanjungpinang.
“Lorong ini dulu pernah berjaya. Pada tahun-tahun sebelumnya, hampir setiap hari pasar ini ramai pengunjung, baik pejalan kaki maupun yang datang dengan kendaraan,” ujarnya.
Namun dalam beberapa tahun terakhir kondisi tersebut berubah. Jumlah pengunjung berkurang sehingga aktivitas perdagangan tidak seramai sebelumnya.
Meski demikian, momen menjelang Lebaran seperti sekarang menjadi harapan bagi para pedagang untuk meningkatkan penjualan.
“Dengan adanya momen jelang Lebaran seperti ini, kami merasa sedikit terbantu,” kata Marni.
Bagi sebagian warga Tanjungpinang, Lorong Sepatu tetap menjadi salah satu destinasi belanja yang memiliki nilai sejarah tersendiri sebagai pusat perdagangan di kawasan Kota Lama. (KP).
Laporan: Novita










