Pemprov Kepri, Gugus Tugas, KPU dan Bawaslu Siap Selenggarakan Pemilu Tahun 2020

oleh -257 views
Plt.-Gubernur-Kepri-H.-Isdianto-saat-kegiatan-penandatanganan-adendum-NPHD

KEPRI (KP),- Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau bersama Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, juga Bawaslu serta KPU Kepri siap untuk melaksanakan Pemilu serentak Tahun 2020 yang akan berlangsung pada Tanggal 09 Desember 2020 dengan mengedepankan Protokol Kesehatan.

Kesiapan tersebut, dituangkan dengan kegiatan penandatanganan adendum NPHD antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Bawaslu Kepri tentang pelaksanaan dana hibah penyelenggaraan Pemilu 2020. Serta penandatanganan MoU antara KPU Kepri dan Dinas Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepri tentang dukungan pelayanan kesehatan bagi seluruh petugas dalam penyelenggaraan Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur tahun 2020 di Gedung Daerah, Tanjungpinang, Senin, 13 Juli 2020.

Dalam kesempatan tersebut, Plt. Gubernur Kepri H. Isdianto mengatakan perubahan pelaksanaan Pemilu ini sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 2 Tahun 2020, pasal 201 A tentang penundaan pemilu karena adanya pandemi Covid-19. Menurut Isdianto, proses pemilihan umum membutuhkan pengawasan dan evaluasi yang intens. Karena prosesnya memakan waktu yang panjang dan melelahkan. “Proses ini harus dilaksanakan tentunya. Meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19. Namun saya yakin, saudara-saudara semua memiliki kemampuan dan dedikasi yang tinggi untuk melakukan ini,” kata Isdianto.

Terdapat 9 Provinsi se-Indonesia yang akan menyelenggarakan Pemilu pada Desember Tahun 2020 ini dan sebanyak 224 kabupaten serta 37 kota. Termasuk Provinsi Kepri dengan 6 kabupaten dan kota, kecuali Tanjungpinang. Karena Tanjungpinang hanya menyelenggarakan Pilgub. “Kali ini diaksanakan bersama Tim Gugus Tugas Covid-19 serta Dinkes. Tujuannya agar petugas bekerja dengan aman dan nyaman, sesuai dengan Protokol Covid-19,” ujar Isdianto.

Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS Arif Fadillah dalam laporannya menyampaikan bahwa dimungkinkan jumlah TPS akan bertambah di pemilu kali ini. Dan seluruh petugas harus memakai APD. “Karena kondisi Covid-19, maka anggaran terpaksa dilakukan rasionalisasi. Sebelumnya sepakat untuk Bawaslu anggarannya sebesar Rp49,6 miliar dan setelah setelah dirasionalisasi dan ada agenda yang terpaksa ditiadakan, maka menjadi Rp47,1miliar atau Rp2 miliar lebih hasil rasionalisasinya,” terang Arif.

Selaku ketua harian Gugus Tugas Covid-19, Arif menuturkan jika Pemprov Kepri juga mendukung perlengkapan APD untuk para petugas pemilu nanti. Selain itu, didukung juga oleh Pemerintah Pusat seperti rapid test dan sebagainya. “MoU yang kita lakukan hari ini tujuannya agar semua kegiatan pilkada nanti berjalan aman, lancar dan sukses berdasarkan protokol kesehatan,” tutur Arif. (KP/Aman).


Kontributor : Humas Kepri



Editor : Riduan



Memuat...