KABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNASUARA RAKYAT

Perayaan Natal Perdana Setelah Belasan Tahun Warnai KM Bukit Raya

×

Perayaan Natal Perdana Setelah Belasan Tahun Warnai KM Bukit Raya

Sebarkan artikel ini
Potret suasana saat perayaan Natal di atas kapal KM. Bukit Raya.

NATUNA – Suasana khidmat dan sukacita mengiringi perayaan Natal tahun 2025 di atas Kapal Motor (KM) Bukit Raya milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni). Perayaan ini menjadi istimewa karena merupakan yang pertama kalinya diadakan di kapal ini setelah vakum belasan tahun, mengopbati kerinduan kru beragama Kristen untuk beribadah bersama di tengah laut.

Welly Sahea, seorang Anak Buah Kapal (ABK) bagian mesin yang bertindak sebagai pemimpin ibadah, menjelaskan bahwa inisiatif ini murni berasal dari kerinduan para kru.

“Kawan-kawan yang beragama Kristen di atas kapal, termasuk saya pribadi, tergerak hatinya bersama-sama untuk merayakan Natal di KM Bukit Raya ini karena sudah lama tidak pernah dilaksanakan,” ujar Welly usai ibadah di ruang kebaktian dek 5, Kamis 25 Desember 2025.

Perayaan yang berlangsung khidmat ini tidak terjadi secara spontan. Welly menjelaskan bahwa PT Pelni telah memiliki struktur pendukung bernama Panitia Oikumene yang terbentuk di berbagai kapalnya. Panitia inilah yang bertanggung jawab mempersiapkan perayaan hari besar keagamaan, termasuk Natal.

“Di atas kapal ini sudah terbentuk panitia Oikumene, di mana panitia ini sudah mempersiapkan dari jauh-jauh hari untuk perayaan Natal di atas kapal,” jelasnya.

Persiapan tersebut mencakup pengaturan lokasi ibadah di ruang kebaktian serta dekorasi untuk menciptakan suasana yang khusyuk.

Secara finansial, perayaan ini mengandalkan anggaran yang sederhana namun cukup, yang bersumber dari dua saluran.

“Kalau mengenai anggaran sih tidak begitu banyak, karena ada bantuan juga dari pusat, dari Oikumene pusat untuk yang di kapal. Ada juga dari panitia Oikumene sendiri dari pembelanjaan sebagian uang kolekte untuk fasilitas menghias di atas kapal,” ungkap Welly.

Ia menambahkan bahwa sifatnya yang perdana setelah bertahun-tahun membuat momen ini terasa sangat langka dan bermakna.

Baca Juga:  Langkah Pasti Ketua DPP Gerindra Pilih Dapil Kepri Menuju Kursi DPR-RI

Lebih dari sekadar acara keagamaan, perayaan ini bagi Welly dan rekan-rekannya adalah tentang memelihara tradisi dan identitas iman di mana pun mereka berada.

“Harapan kami, perayaan Natal seperti ini adalah tradisi. Biar di mana pun kita berada, perayaan Natal ini tidak akan pernah hilang dan akan selalu dilakukan,” tuturnya.

Ia menegaskan bahwa semangat Natal harus melampaui batas kapal dan menjangkau seluruh umat manusia.

“Semoga damai Natal di tahun 2025 ini akan membawa sukacita, kedamaian buat seluruh umat manusia di bumi ini, tidak terkecuali.”

Perayaan Natal perdana di KM Bukit Raya ini tidak hanya menjadi pencapaian spiritual bagi kru yang merayakannya, tetapi juga merupakan cerminan dari komitmen PT Pelni dalam memfasilitasi kerukunan dan penghormatan terhadap keragaman keyakinan di atas kapal, yang merupakan mikro-kosmos dari bangsa Indonesia. (KP).


Laporan : Nisa Andini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *