NATUNA

SAR Natuna Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latihan Confined Space Rescue

×

SAR Natuna Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Latihan Confined Space Rescue

Sebarkan artikel ini
Personel SAR Natuna mengikuti latihan Confined Space Rescue untuk evakuasi di ruang sempit
Personel Kantor SAR Natuna mempraktikkan teknik Confined Space Rescue dalam latihan peningkatan kesiapsiagaan menghadapi kondisi darurat bencana, di Kantor SAR Natuna.

NATUNA — Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Natuna terus meningkatkan kompetensi sumber daya manusia sebagai bagian dari upaya kesiapsiagaan menghadapi potensi darurat bencana yang kian kompleks di wilayah Indonesia. Salah satu langkah konkret yang dilakukan adalah menggelar latihan Confined Space Rescue (CSR), yakni teknik penyelamatan khusus untuk mengevakuasi korban yang terjebak di ruang sempit dan terbatas.

Latihan tersebut difokuskan pada penanganan evakuasi di area berisiko tinggi seperti pipa, sumur, tangki, hingga bunker, yang membutuhkan keahlian teknis serta koordinasi tim yang presisi. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor SAR Natuna dan melibatkan personel rescue dari berbagai unit.

Kepala Kantor SAR Natuna, Abdul Rahman, mengatakan bahwa latihan CSR merupakan bagian dari agenda rutin peningkatan kapasitas personel dalam menghadapi tantangan operasi penyelamatan di lapangan.

“Latihan ini sangat penting untuk meningkatkan kemampuan dan kesiapan tim SAR Natuna dalam menghadapi situasi darurat, khususnya yang melibatkan ruang sempit dengan risiko tinggi,” ujar Abdul Rahman.

Menurut dia, karakteristik wilayah kepulauan serta dinamika aktivitas masyarakat menuntut kesiapan personel SAR dalam berbagai skenario penyelamatan, termasuk kondisi dengan akses terbatas dan potensi bahaya tambahan seperti kekurangan oksigen.

Dalam pelaksanaannya, tim SAR Natuna mempraktikkan teknik evakuasi korban dari ruang sempit dengan menggunakan peralatan khusus, termasuk Self Contained Breathing Apparatus (SCBA), serta menerapkan prosedur keselamatan berlapis untuk meminimalkan risiko terhadap korban maupun personel penolong.

Abdul Rahman menambahkan, selain peningkatan keterampilan teknis, latihan ini juga bertujuan memperkuat kerja sama tim dan koordinasi antarpersonel dalam situasi darurat.

“Kami ingin memastikan setiap personel memahami peran dan tanggung jawabnya, sehingga proses penyelamatan dapat berjalan efektif dan efisien,” katanya.

Baca Juga:  APBD Perubahan Natuna Tahun 2020 Disahkan Sebesar Rp 1,2 triliun

Ia menegaskan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menjaga keandalan layanan pencarian dan pertolongan, terutama di tengah meningkatnya potensi kejadian darurat dan bencana.

Melalui latihan CSR ini, Kantor SAR Natuna menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kesiapsiagaan dan profesionalisme personel, guna memberikan respons cepat dan tepat dalam setiap operasi penyelamatan di wilayah kerja Natuna dan sekitarnya. (KP).


Kontributor : Humas Basarnas Natuna

Editor : Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *