CEMAGA TENGAH (KP),- Tepatnya pada hari Rabu, 03 Juni 2020 kemarin sebanyak 17 orang warga di Desa Cemaga Tengah, Kecamatan Bunguran Selatan menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) perluasan.
Pembagian bantuan kemanusian jenis BPNT yang berlangsung di ruang terbuka salah satu sekolah TK tersebut, merupakan yang terakhir bagi warga terdampak Covid-19 di Desa Cemaga Tengah. “Alhamdulillah hari ini telah dilakukan pembagain atau penyaluran dari program BPNT perluasan. Jadi 17 orang penerima hari ini, adalah yang terakhir pembagian BPNT perluasan,” kata Zaidan kepada koranperbatasan.com di ruang dinasnya.

Sebelumnya, Zaidan menyebutkan ada banyak masyarakat yang bertanya kapan bantuan tersebut akan disalurkan. “Memang masyarakat sempat bertanya kapan pak kades kami dapat bantuanya. Apakah tidak ada alagi, atau kami tidak dapat. Saat itu, saya bilang sabar aja, tunggu lah dulu. Karena proses kartunya masih lama, setelah itu baru akan di kirim uangnya ke bank. Jadi saya sebut kepada penerima saat itu, nanti pasti di rafel,” ujarnya.
Setelah lama menunggu, akhirnya janji Zaidan kepada warganya yang bertanya terjawab. Bersama Ketua BPD, RT dan RW, bantuan tersebut akhirnya disalurkan. “Jadi tadi tidak begitu ramai, karena suasana Covid-19 yang dipilih langsung oleh Dinas Sosial. Kemudian kartu ini, langsung dibagikan oleh petugas bank mandiri,” terangnya.
Menurut Zaidan, bantuan tersebut diberikan kepada istri dari kepala kelurga, jumlahnya sebanyak 17 orang. “Untuk penerima BPNT perluasan hari ini bukan kepala keluarga. Tapi atas nama istri dari kepala keluarganya sebanyak 17 orang. Kegiatan berlangsung sudah mengikuti protokol kesehatan. Sebagaimana dianjurkan oleh pemerintah, yaitu tetap menjaga jarak. Masyarakat yang telah menerima, langsung pulang ke rumah, tidak boleh ngumpul-ngumpul,” jelasnya.

Kegiatan ini, kata Zaidan adalah melanjutkan amanah program pemerintah pusat. “Jadi ini adalah penyaluran atau pendistribusian bantuan BPNT perluasan. Sebagai pemerintah desa, ini merupakan suatu tanggungjawab yang harus kami kerjakan. Jadi ini harus kami laksanakan untuk kepentingan masyarakat. Yaitu menyerahkan kartu ATM program BPNT perluasan, untuk diberikan kepada masyarakat penerima bantuan,” tuturnya.
Masyarakat lanjut Zaidan, tinggal mengambil sembako kepihak ketiga menggunakan kartu tersebut. “Masyarakat menirima apa yang disusun. Mudah-mudahan ini berlanjut. Memang sudah diseleksi, mereka masuk kategori tidak mampu di desa ini. Mudahan bantuan yang telah diberikan oleh pemerintah selama Covid-19, seperti BPNT perluasan ini bisa digunakan sebaik-sebaik mungkin oleh masyarakat. Khususnya digunakan untuk keperluan sehari-hari,” imbuhnya. (KP).
Laporan : Riduan / Yani










