“Guru SMAN 1 Bunguran Timur menekankan pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai kunci kesuksesan dunia dan akhirat.”
Guru SMAN 1 Bunguran Timur, Imron Solikin, S.Ag., mengajak para siswa untuk meningkatkan bakti kepada orang tua dalam kegiatan IMTAQ yang digelar pada Jumat (17/4/2026) di lingkungan sekolah.
NATUNA – Dalam tausiah yang disampaikannya, Imron Solikin menekankan pentingnya menghormati dan berbakti kepada kedua orang tua, khususnya ibu yang telah berjuang mengandung dan melahirkan dengan penuh pengorbanan.
Ia menjelaskan bahwa seorang ibu mengandung selama kurang lebih sembilan bulan sepuluh hari dan mempertaruhkan nyawanya saat melahirkan. Namun, menurutnya ada hal yang lebih menyakitkan bagi seorang ibu dibandingkan proses tersebut.
“Ada yang lebih sakit daripada melahirkan, yaitu ketika seorang anak membentak orang tuanya. Itu jauh lebih menyakitkan,” ujarnya di hadapan para siswa.
Imron juga mengingatkan bahwa kesuksesan seorang anak, baik di dunia maupun akhirat, sangat bergantung pada sikapnya terhadap orang tua dan guru.
“Jangan abaikan orang tua maupun guru. Tidak akan sukses seorang anak jika durhaka kepada keduanya,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, ia juga menjelaskan konsep birrul walidain atau berbakti kepada orang tua, salah satunya dengan mendahulukan panggilan orang tua dibandingkan ibadah sunnah.
“Jika sedang melaksanakan salat sunnah lalu dipanggil orang tua, terutama ibu, maka wajib dibatalkan. Namun jika salat wajib, harus diselesaikan terlebih dahulu,” jelasnya.
Selain itu, Imron juga mengajarkan cara mengalirkan pahala kepada orang tua, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia, dengan meniatkan setiap amal kebaikan untuk mereka.
“Ketika membaca Al-Qur’an, bersedekah, atau melakukan kebaikan lainnya, niatkan pahala untuk kedua orang tua. Itu tidak mengurangi pahala kita, justru menjadi kebahagiaan bagi mereka,” tuturnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya mendoakan orang tua sebagai bentuk bakti yang tidak pernah terputus.
Di akhir tausiahnya, Imron berpesan agar para siswa selalu menjaga adab kepada orang yang lebih tua serta menjadikan bakti kepada orang tua sebagai bagian utama dalam kehidupan sehari-hari. (KP).
Laporan: Dini










