“SMPN 1 Siantan di Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat pendidikan karakter siswa melalui berbagai program terintegrasi di sekolah.”
Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Safriza, menegaskan bahwa penguatan karakter siswa menjadi fokus utama dalam proses pendidikan melalui berbagai kegiatan keagamaan, kedisiplinan, dan pembelajaran berbasis teknologi.
ANAMBAS – SMP Negeri 1 Siantan terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya dalam membentuk karakter siswa secara menyeluruh.
Kepala sekolah, Safriza, menjelaskan bahwa program pembentukan karakter menjadi prioritas utama yang diterapkan melalui berbagai kegiatan rutin di sekolah.
“Kami menanamkan karakter kepada anak-anak melalui sholat berjamaah di masjid, upacara, kegiatan kerohanian, hingga senam anak Indonesia hebat,” ujarnya saat diwawancarai di ruang kerja, Senin (30/3/2026).
Selain itu, kegiatan membaca Al-Qur’an juga rutin dilakukan setiap hari Selasa sebagai bagian dari pembinaan karakter spiritual siswa.
Menurut Safriza, keberhasilan program tersebut tidak hanya bergantung pada sekolah, tetapi juga memerlukan dukungan penuh dari orang tua.
“Perlu penguatan dari guru dan dukungan orang tua. Orang tua mengingatkan di rumah, kami mengingatkan di sekolah,” jelasnya.
Dalam proses pembelajaran, SMPN 1 Siantan juga mulai memanfaatkan teknologi pendidikan, seperti penggunaan papan digital interaktif yang telah diberikan oleh pemerintah.
“Guru mengenalkan alat-alat seperti papan digital, dan anak-anak secara bergiliran menggunakan papan interaktif di laboratorium,” katanya.
Safriza menambahkan bahwa berbagai pihak turut terlibat dalam mendukung peningkatan mutu pendidikan, mulai dari orang tua, komite sekolah, dinas pendidikan, hingga instansi terkait lainnya.
Bahkan, sekolah juga menjalin kerja sama dengan puskesmas, sekolah dasar, hingga instansi lingkungan hidup dalam mendukung kegiatan siswa.
Dari sisi peningkatan kualitas, sekolah juga rutin mengadakan pelatihan bagi guru serta evaluasi kinerja setiap enam bulan, baik untuk tenaga pendidik maupun peserta didik.
“Tahun ini juga sudah diterapkan Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan siswa melanjutkan ke jenjang lebih tinggi,” ungkapnya.
Selain kegiatan akademik, siswa juga didorong aktif mengikuti berbagai perlombaan, seperti lomba cerdas cermat dan kompetisi lainnya di tingkat kecamatan.
Dari segi fasilitas, SMPN 1 Siantan telah dilengkapi dengan laboratorium komputer serta perangkat digital yang mendukung proses pembelajaran modern.
Tak hanya itu, sekolah juga menanamkan kepedulian lingkungan kepada siswa melalui kegiatan gotong royong, termasuk di area masjid sekitar sekolah.
“Kami ingin anak-anak peduli dengan lingkungan, baik di sekolah maupun tempat tinggalnya,” tambahnya.
Meski demikian, Safriza mengakui bahwa dalam menjalankan program pendidikan tentu terdapat berbagai kendala. Namun, hal tersebut dijadikan sebagai bahan evaluasi untuk peningkatan ke depan.
“Namanya mencapai tujuan tentu ada kendala, tapi itu menjadi evaluasi agar ke depan lebih baik,” tuturnya.
Dengan berbagai program yang dijalankan, SMPN 1 Siantan optimistis mampu mencetak generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter dan kepedulian sosial yang tinggi. (KP).
Laporan: Azmi










