Open Donasi Pengobatan Ginjal Bocor Untuk Dandi Asal Sedanau Natuna
Sebarkan artikel ini
Kondisi terkini Dandi.
NATUNA – Muhammad Dandi (19) asal Kelurahan Sedanau, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau menderita sakit ginjal bocor. Kebocoran ginjal yang diderita Dandi, baru diketahui setelah melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Natuna beberapa waktu lalu.
Hal ini diungkap oleh Rati Suparani, Ketua RT 003, RW 004, Jalan Pasura, Sapak, mewakili pihak keluarga kepada koranperbatasan.com, Rabu 23 Maret 2022.
“Kemarin bawa ke RSUD, dokter sebut penyakit kebocoran ginjal. Pasien dirujuk ke Batam untuk pengobatan lebih lanjut, dan alat pun lebih lengkap,” ungkapnya.
Banner galang dana.
Kata Rati, karena keterbatasan biaya untuk melanjutkan pengobatan, maka sementara waktu pihak keluarga memutuskan membawa Dandi pulang ke Sedanau. Saat ini pihak keluarga sedang berupaya mengumpulkan biaya pengobatan dengan melakukan open donasi.
“Kita sudah koordinasi dengan pihak kelurahan dan menyetujui untuk melakukan penggalan dana. Izin sudah kami urus, dan hari ini sudah mulai berjalan ke masyarakat,” jelasnya.
Rati berharap kepada masyarakat Natuna agar dapat membantu sesama guna meringankan segala kebutuhan dan pengobatan selama di Batam nantinya. Ia memastikan Dandi dan beberapa perwakilan keluarga segera akan berangkat ke Batam, setelah terkumpul biaya dari para donatur.
“Harap masyarakat membantu meringankan, seikhlas hati kami terima,” harapnya.
Rati menuturkan, bagi masyarakat yang ingin berdonasi bisa melalui ke Nomor Rekening 8091-01-007003-53-1 Bank Rakyat Indonesia (BRI) atas nama Muhammad Dandi.
“Masyarakat juga bisa menghubungi ke nomor kontak Dandi 081266902619, atau Rati 087747615102,” tuturnya.
Sementara Lurah Sedanau, Darmajaya, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa pihak keluarga sudah berkoordinasi untuk melakukan penggalangan dana guna melanjutkan pengobatan Dandi.
“Secara moral kita dukung, karena memang bahwa keluarga tidak mampu. Tentu saya secara pribadi dan juga selaku pemerintah kelurahan perihatin dalam hal ini,” sebutnya.