“Ceroboh” Dinas Kominfo Kibarkan Bendera Merah Putih Terbalik

oleh -295 views
Bendera-merah-putih-di-pasang-terbalik-berkibar-di-halaman-depan-Kantor-Dinas-Komunikasi-dan-Informatika-Kabupaten-OKU

BATURAJA (KP),- Berkibarnya sang saka merah putih terbalik di halaman depan Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Provinsi Sumatra Selatan menjadi sorotan publik.

Pemandangan aneh itu, menjadi buah bibir masyarakat sekitar. “Mungkin yang masang bendera ini orangnya buta, sehingga menjadi putih merah, boleh jadi ini kelalaian yang sangat patal,” ujar salah seorang warga menanggapi bendera berwarna putih merah yang berkibar di  depan Kantor Dinas Kominfo, Senin (8/7).

Katanya terpasang terbalik menunjukan bahwa si-pemasang belum pernah melakukan hal tersebut. “Mungkin belum pernah ia lakukan, kelalaian ini mengundang perhatian warga sekitar dan para pengemudi kenderaan yang kebetulan melewati jalan depan kantor ini, karena bendera merah putih itu terpasang terbalik,” cetusnya.

Berkibarnya bendera berwarna putih terbalik itu, diduga terjadi akibat kelalaian dan kecerobohan si pemasang bendera. Penampakan aneh itu disaksikan oleh banyak orang serta warga sekitar dan masyarakat yang kebetulan melintas di depan kantor Dinas Kominfo.

“Coba lihat ada bendera merah putih di pasang terbalik, yang warna putih di atas, sedangkan warna merah di bawah,” ujar sala satu pengendara sepeda motor saat sedang melintas di depan Kantor Dinas Kominfo OKU, Senin (8/7)

Menurutnya, pemasangan bendera terbalik itu mungkin disengaja dan bisa jadi tidak sengaja. Anehnya di kantor tersebut banyak pegawai, tapi tidak ada satupun dari mereka yang menyadari akan salahnya pemasangan bendera merah putih tersebut.

 “Seharusnya, kan bendera di pasang dengan urutan warna merah di atas, untuk warna putih di bawah, namun justru di pasang terbalik putih di atas dan merah di bawah seperti bendera kebangsaan Polandia,” katanya tertawa.

Kepala Dinas Kominfo Kabupaten OKU, Yanius Zulfarino ketika diminta keterangan terkait yang terjadi melalui sambungan telepon belum berhasil. Disaat awak media mendatangi dinas terkait lalu menayakan keberadaan Kepala Dinas-nya, para pegawai malah saling lempar bola, yang satu mengatakan ada dan yang lainnya mengatakan keluar.

Menanggapi hal itu, sejumlah awak  media tampak menyayangkan yang terjadi berharap kepada intansi, dinas, kantor, badan, BUMN, BUMD, dan masyarakat umum senantiasa berhati-hati disaat hendak mengibarkan bendera merah putih.

“Karena kita ketahui bersama bahwa bendera merah putih sebagai simbol negara dan bendera ini bisa berkibar di Republik Indonesia berkat perjuangan dan pengorbanan para pahlawan baik darah maupun nyawanya. Kedepan dinas terkait diharapkan lebih teliti dan berhati-hati sehingga kelalaian tersebut tidak terjadi lagi,” sebut salah saeorang awak media. (KP).


Pewarta : Syahril