KABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNATUNA

Dihuni 50 Lebih Jiwa, Warga Setungku Minta Pemda Ambil Sikap Soal Kondisi Jembatan yang Semakin Memburuk

×

Dihuni 50 Lebih Jiwa, Warga Setungku Minta Pemda Ambil Sikap Soal Kondisi Jembatan yang Semakin Memburuk

Sebarkan artikel ini
Warga setungku sedang memperbaiki jembatan penghubung Setungku ke Tanjung Sebauk menggunakan bahan dan peralatan seadanya, Minggu 21 Agustus 2022.

NATUNA – Keluh kesah serta rasa kualahan kembali diungkapkan warga Setungku, Desa Sedanau Timur, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna. Sebab tak henti-henti jembatan penghubung ke Tanjung Sebauk yang mereka gunakan itu kembali roboh.

“Warga mengeluh terus pak, baru saja Jum’at gotong royong, sekarang sudah roboh lagi dua titik,” ungkap Ketua RT 07 RW 04 Setungku, Sartono kepada koranperbatasan.com, Minggu 21 Agustus 2022 malam.

Tono menjelaskan, untuk dua titik yang roboh itu, hari Minggu pagi ia bersama warga secara swadaya memperbaiki dengan menggunakan bahan dan peralatan seadanya. Melalui sumbangan sukarela, warga menyediakan paku, bensin dan beberapa peralatan kerja lainnya.

“Semampu kita gesek kayu, habiskan 5 sampai 10 liter bensin. Setiap Jum’at kita gotong royong menangani yang parahnya. Namun tetap saja tak henti-henti roboh kembali, makanya warga mengeluh dengan kaadaan jambatan sekarang,” terangnya.

Kondisi jembatan penghubung Setungku dan Tanjung Sebauk, Desa Sedanau Timur.

Menurut pengakuan Tono, di Setungku terdapat 18 KK yang secara keselurahan dihuni lebih dari 50 jiwa. Mayoritas warga bekerja sebagai petani dan buruh lepas. Semakin memburuknya kondisi akses utama tersebut, menjadi kendala untuk mereka menjalani aktivitas. Hal ini juga menimbulkan efek kesulitan ekonomi, bagi warga untuk memenuhi kebutuhan keseharian mereka.

“50 lebih jiwa itu sudah termasuk anak-anak, remaja dan dewasa. Selain buruk akses jembatan ini, banyak faktor yang menjadi kendala perekonomian kami sebagai masyarakat Desa Sedanau Timur ini,” ujarnya.

Mewakili warganya, Tono berharap kepada Pemerintah Daerah Natuna untuk ambil sikap tehadap persoalan yang sedang mereka hadapi. Ia menilai, saat ini tidak ada perhatian dan kepedulian dari Pemda dengan kondisi jambatan tersebut.

Baca Juga:  18 Tahun Mengabdi, Baharudin Kini Pimpin SMPN 4 Bunguran Timur

“Agar pak bupati dan DPR mengambil tindakan dengan jambatan ini,” pintanya. (KP).


Laporan : Johan


📊 Views: 49

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *