NATUNAPENDIDIKAN

18 Tahun Mengabdi, Baharudin Kini Pimpin SMPN 4 Bunguran Timur

×

18 Tahun Mengabdi, Baharudin Kini Pimpin SMPN 4 Bunguran Timur

Sebarkan artikel ini
Baharudin resmi dipercaya memimpin SMP Negeri 4 Bunguran Timur setelah 18 tahun mengabdi di dunia pendidikan.

“Setelah sekitar 18 tahun mengabdi sebagai guru, Baharudin, S.Pd.I., kini dipercaya memimpin SMPN 4 Bunguran Timur. Ia menempatkan kebersamaan dan kerja sama seluruh guru sebagai modal utama untuk membangun sekolah yang masih dalam tahap pengembangan.”

NATUNA – Kepala SMPN 4 Bunguran Timur, Baharudin, S.Pd.I., resmi menjalankan amanah sebagai kepala sekolah definitif setelah mengabdikan diri di dunia pendidikan selama kurang lebih 18 tahun. Memimpin sekolah yang masih relatif baru, Baharudin menegaskan pentingnya kebersamaan seluruh guru dalam memikul tanggung jawab dan menjalankan program sekolah.

Baharudin mengatakan dirinya tidak ingin kepemimpinan sebagai kepala sekolah menjadi beban yang dipikul seorang diri. Menurutnya, seluruh guru harus mampu bekerja sama dan menjaga kekompakan agar berbagai persoalan sekolah dapat dihadapi secara bersama-sama.

“Harapan saya semua guru itu kita bisa kebersamaan, kerja sama. Di sini itulah kita nanti bebannya sama-sama kita pikul, sama-sama kita jalankan. Kalau memang saya sendiri itu pasti terbeban,” ujar Baharudin kepada Koran Perbatasan, Jumat (1/10/2026).

Ia menilai kebersamaan menjadi hal penting dalam menciptakan suasana kerja yang nyaman. Hubungan yang baik antarguru juga diharapkan dapat mencegah terjadinya kesalahpahaman maupun persoalan internal di lingkungan sekolah.

18 Tahun Perjalanan Mengabdi

Sebelum dipercaya memimpin SMPN 4 Bunguran Timur, Baharudin memiliki perjalanan panjang sebagai tenaga pendidik.

Ia mengawali karier sebagai guru honorer di Pengadah. Pada 2009, ia mengikuti seleksi CPNS dan dinyatakan lulus, kemudian ditugaskan sebagai PNS di Pulau Tiga, Tanjung Batang.

Di wilayah tersebut, Baharudin mengabdi sekitar lima tahun sebelum kembali bertugas di Pengadah selama kurang lebih tujuh tahun.

Pada 2020, ia kemudian dipindahkan ke SMP Negeri 2 Bunguran Utara di Kelarik dan mengajar Pendidikan Agama Islam (PAI) di Teluk Buton. Selama kurang lebih lima tahun, ia menjalankan tugas sebagai guru di wilayah tersebut.

Baca Juga:  Holothuroidea Si Timun Laut

“Secara keseluruhan saya itu kerja sudah 18 tahun kayaknya kalau saya lihat. Karena saya itu awalnya honor di Pengadah, sudah itu saya ikut tes tahun 2009, ternyata lulus,” jelasnya.

Pengangkatan Sesuai Kualifikasi

Baharudin menjelaskan, pengangkatannya sebagai kepala sekolah berkaitan dengan persyaratan dan masa kerja yang telah dipenuhinya.

Menurutnya, data dan persyaratan tersebut telah tercatat melalui aplikasi Ruang Guru dari Dinas Pendidikan. Setelah memenuhi kriteria yang diperlukan, dirinya kemudian mendapat amanah untuk menduduki jabatan kepala sekolah.

“Memang sepertinya saya itu sudah didata, sudah syarat-syarat saya sudah cukup. Kami buka aplikasi Ruang Guru. Jadi, saya tadi memang sudah sampai saatnya diangkat menjadi kepala sekolah,” katanya.

Baharudin mengaku sebelumnya lebih nyaman menjalankan tugas sebagai guru. Namun, amanah sebagai kepala sekolah akhirnya diterimanya sebagai bagian dari perjalanan pengabdian di bidang pendidikan.

Penataan Guru Pendidikan Agama

Selain persoalan kualifikasi, Baharudin mengungkapkan pengangkatannya juga berkaitan dengan kondisi guru Pendidikan Agama Islam di sekolah sebelumnya.

Ia menjelaskan terdapat dua guru agama di sekolah tersebut. Salah satunya berstatus honorer dan membutuhkan penataan jam mengajar agar dapat memenuhi persyaratan memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Baharudin mengaku telah membicarakan kondisi tersebut dengan pihak Dinas Pendidikan. Menurutnya, salah satu pertimbangan pengangkatannya sebagai kepala sekolah adalah membantu penataan tenaga pendidik agama di sekolah sebelumnya.

Apresiasi untuk Zulfikar

Setelah mulai bertugas di SMPN 4 Bunguran Timur, Baharudin memberikan apresiasi kepada Zulfikar, yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai pelaksana tugas kepala sekolah selama sekitar tiga bulan.

Menurut Baharudin, Zulfikar telah berjasa dalam mendata dan merintis penataan awal sekolah sejak awal berdiri.

“Saya memang mengucapkan ribuan terima kasih kepada beliau sudah mendata sekolah ini dari awal,” ujarnya.

Baca Juga:  SMAN 1 Bunguran Timur Natuna Gelar Lokakarya Bahasa Inggris Hadirkan Kevin McCaughey

Ia juga menilai penataan yang dilakukan Zulfikar telah memberikan dasar yang baik bagi pengembangan SMPN 4 Bunguran Timur.

Bangun Sekolah Secara Bertahap

Untuk program ke depan, Baharudin belum ingin menetapkan target yang terlalu jauh sebelum melihat kondisi dan kemampuan sekolah.

Ia mengatakan pengembangan sekolah akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kemampuan yang tersedia.

“Kalau memang bisa, SMP kita ini lebih bagus daripada SMP lain-lain. Harapan saya seperti itu. Tapi kita tengok dengan keadaan kita. Kita berjalan dengan satu, dua, tiga seperti itu,” ujarnya.

Baharudin berharap SMPN 4 Bunguran Timur dapat berkembang menjadi sekolah yang lebih baik dan unggul. Namun, ia menegaskan seluruh proses tersebut harus dilakukan secara bertahap dengan dukungan dan kerja sama seluruh warga sekolah.

Dengan pengalaman sekitar 18 tahun di dunia pendidikan, Baharudin kini membawa amanah baru untuk memimpin SMPN 4 Bunguran Timur sekaligus membangun sekolah tersebut bersama para guru dan seluruh warga sekolah.


Laporan: Dini


📊 Views: 39

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *