NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan memimpin langsung prosesi penyambutan Danguspurla Koarmada I, Laksamana Pertama TNI Nurlan, di Bandara Lanud Raden Sadjad (RSA), Natuna, Rabu 30 Juli 2025. Kedatangan perwira tinggi TNI Angkatan Laut tersebut dalam rangka pelaksanaan Operasi Siaga Ghora-25 di bawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Komando Armada I.
Rombongan tiba menggunakan pesawat udara TNI AL jenis NC 212-200 MPA P-8203 dan disambut dengan rangkaian upacara adat khas Melayu berupa tepung tawar dan tari penyambutan. Prosesi tersebut menegaskan identitas budaya Natuna sekaligus bentuk penghormatan terhadap tamu negara, khususnya mitra strategis pertahanan negara di wilayah perbatasan.
Bupati Cen Sui Lan yang turut didampingi oleh Wakil Bupati Jarmin dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Natuna menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi tinggi atas kunjungan resmi tersebut. Hadir pula dalam penyambutan, Sekretaris Daerah Natuna H. Boy Wijanarko, Danlanud RSA Kolonel Pnb I Ketut Adiasa Ambara, unsur TNI/Polri, serta perwakilan instansi vertikal lainnya.
Usai penyambutan, kegiatan dilanjutkan dengan jamuan makan siang bersama di ruang transit VIP Lanud RSA. Suasana berlangsung akrab dan hangat, ditandai dengan pertukaran pandangan serta pesan strategis antara Danguspurla Koarmada I dan jajaran Forkopimda Natuna.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Cen Sui Lan menyampaikan harapan besar terhadap sinergi antara TNI Angkatan Laut dan Pemerintah Daerah, terutama dalam penguatan pertahanan maritim di wilayah perbatasan Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara-negara Asia Tenggara.
“Pemerintah Kabupaten Natuna sangat mengapresiasi peran aktif Koarmada I dalam menjaga kedaulatan dan stabilitas perairan Natuna. Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Natuna memiliki perhatian strategis dari pusat,” ujar Cen Sui Lan.
Sementara itu, Laksma TNI Nurlan juga menyatakan bahwa pelaksanaan Operasi Siaga Ghora-25 bertujuan memastikan keamanan laut di perairan Natuna tetap dalam kondisi kondusif dan terkendali, mengingat posisi Natuna yang sangat strategis di jalur pelayaran internasional.
Kunjungan ini menegaskan kembali posisi Natuna sebagai kawasan prioritas nasional dalam aspek pertahanan negara dan kedaulatan maritim, serta memperkuat kerja sama antara komponen pertahanan dan pemerintah daerah di wilayah perbatasan. (KP).
Kontributor : Diskominfo Natuna
Editor : Dhitto










