ANAMBAS — Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Kepulauan Anambas terus memperkuat komitmen dalam mewujudkan sistem data yang terintegrasi dan berkualitas melalui kegiatan Bincang Asik Statistik Sektoral Tahun 2025, digelar di lantai dua Aula Siantan Nur, Rabu 29 Oktober 2025.
Kegiatan ini secara resmi di buka oleh Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Gunadian, SE., dengan tema “Penguatan Koordinasi dan Sinergi Data Menuju Satu Data Indonesia.”
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Anambas beserta jajaran, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas, serta para peserta pembinaan statistik sektoral dari berbagai instansi. Suasana acara berlangsung hangat dan penuh semangat kolaboratif, sejalan dengan semangat pemerintah daerah dalam mewujudkan tata kelola data yang transparan dan terarah.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Raja Bayu Gunadian menegaskan bahwa data memiliki peran sentral dalam setiap proses pembangunan daerah. Menurutnya, seluruh kebijakan, perencanaan, dan program pemerintah harus berangkat dari data yang akurat agar pelaksanaannya tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Data memiliki peran yang sangat penting dalam pembangunan daerah. Setiap kebijakan, setiap perencanaan, dan setiap program pemerintah, semuanya berawal dari data. Dengan data yang akurat, kita bisa melangkah dengan lebih pasti dan hasilnya bisa lebih tepat sasaran,” ujar Raja Bayu di hadapan para peserta.
Raja Bayu menambahkan, kegiatan Bincang Asik Statistik Sektoral menjadi wujud nyata sinergi antara BPS dan seluruh OPD di Kabupaten Kepulauan Anambas dalam membangun sistem data sektoral yang rapi, terintegrasi, serta sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia.
“Kegiatan hari ini menjadi langkah nyata untuk memperkuat sinergi antara BPS dan seluruh OPD di Kabupaten Kepulauan Anambas. Melalui kerja sama yang baik, kita dapat membangun sistem data sektoral yang rapi, terintegrasi, dan sesuai dengan prinsip Satu Data Indonesia,” ucapnya.
Raja Bayu juga memberikan apresiasi kepada BPS Kabupaten Kepulauan Anambas yang secara konsisten melakukan pembinaan statistik sektoral di seluruh perangkat daerah. Pihaknya menilai, pendampingan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik yang menegaskan pentingnya koordinasi dalam pengelolaan dan penyebarluasan data di tingkat daerah.
“Saya sangat mengapresiasi tugas BPS Kabupaten Kepulauan Anambas yang terus membina dan mendampingi OPD sesuai UU Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, termasuk melalui kegiatan seperti Bincang Asik Statistik Sektoral ini,” papar Raja Bayu.

Menurutnya, kegiatan tersebut bukan hanya menjadi ajang diskusi, tetapi juga momentum penting untuk membangun budaya kerja berbasis data di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas.
Raja Bayu juga menyoroti peran website ROMANTIK yang dikembangkan oleh BPS sebagai salah satu upaya untuk memperluas publikasi data sektoral dan memperkuat keterbukaan informasi publik.
“Melalui pelatihan pengelolaan data dan publikasi lewat website ROMANTIK, kita sedang menumbuhkan budaya kerja berbasis data, budaya yang mendukung keterbukaan informasi dan transparansi pemerintah daerah,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Raja Bayu mengaitkan kegiatan ini dengan semangat pembangunan daerah yang tengah digalakkan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui slogan “Energi Baru, Anambas Maju.”
Pihaknya menjelaskan bahwa energi baru tersebut tidak hanya mencerminkan semangat kerja baru, tetapi juga mencakup cara berpikir baru dalam mengambil keputusan berdasarkan data yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas saat ini sedang menggerakkan semangat Energi Baru, Anambas Maju. Dan energi baru itu tidak hanya berupa semangat kerja, tetapi juga cara baru dalam berpikir dan mengambil keputusan,” ujar Raja Bayu.
Menurutnya, penguatan koordinasi data sektoral yang dilakukan bersama BPS menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif dan efisien. Dengan data yang kuat, pemerintah dapat menentukan arah kebijakan yang lebih tepat serta menghindari tumpang tindih program antarperangkat daerah.
“Dengan data yang baik, kita memiliki energi baru untuk melangkah lebih maju. Dengan sinergi antar-OPD dan BPS, kita dapat memastikan arah pembangunan Kabupaten Kepulauan Anambas berjalan lebih efektif, efisien, dan berdampak nyata bagi masyarakat,” tegasnya.
Raja Bayu juga mendorong agar seluruh peserta kegiatan menjadikan forum Bincang Asik Statistik Sektoral sebagai ajang berbagi pengalaman dan memperkuat kolaborasi antarsektor. Ia berharap, ke depan seluruh perangkat daerah semakin konsisten dalam mengumpulkan, mengolah, dan memanfaatkan data sesuai standar yang telah ditetapkan.
“Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai awal yang baik untuk memperkuat kolaborasi, meningkatkan kualitas data, dan mewujudkan Energi Baru Menuju Anambas Maju,” ajaknya.Raja Bayu pun menutup sambutannya dengan mengucapkan doa dan harapan agar kegiatan tersebut membawa manfaat nyata bagi penguatan sistem data di Kabupaten Kepulauan Anambas. Dengan mengucap “Bismillahirrahmanirrahim,” Raja Bayu secara resmi membuka Bincang Asik Statistik Sektoral Tahun 2025.
Sementara itu, Kepala BPS Kabupaten Kepulauan Anambas dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Bincang Asik Statistik Sektoral merupakan bagian dari strategi BPS dalam mendorong percepatan implementasi Satu Data Indonesia (SDI) di tingkat daerah. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat koordinasi antarinstansi dalam pengumpulan dan pemanfaatan data sektoral, sehingga data yang digunakan pemerintah daerah dalam pengambilan kebijakan dapat lebih valid dan sinkron.
Melalui kolaborasi ini, BPS berharap setiap perangkat daerah di Anambas memiliki Unit Pengelola Data (UPD) yang aktif dan mampu melakukan pembaruan data secara berkala sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah. (KP).
Laporan : Azmi










