ANAMBASKABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALPARLEMENTARIAPEMBANGUNAN DAERAH

Wakil Ketua Komisi I DPRD Anambas Paparkan Hasil Reses, Siantan Timur Jadi Prioritas

×

Wakil Ketua Komisi I DPRD Anambas Paparkan Hasil Reses, Siantan Timur Jadi Prioritas

Sebarkan artikel ini
Kabiro Koran Perbatasan di Anambas saat melakukan wawancara bersama Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hino Faisal, S.Ds, tentang isu dan daerah prioritas pembangunan.

ANAMBAS Wakil Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas, Hino Faisal, S.Ds, memaparkan sejumlah usulan mendesak yang ditampung dalam kegiatan reses di daerah pemilihannya. Daerah prioritas yang menjadi perhatian adalah Siantan Timur, dengan isu utama perbaikan Jalan Lingkar Bajau yang dinilai tidak mampu dibiayai oleh APBD dan perlu dikejar ke pemerintah pusat atau provinsi.

Dalam wawancara bersama koranperbatasan.com Pasir Peti, Kantor Bupati Anambas, Kamis (11/12/2025), Hino Faisal menyebutkan bahwa selain Jalan Lingkar Bajau, usulan lain yang muncul meliputi pembangunan pos tunggu di tiga pelabuhan di Desa Nyamuk dengan estimasi anggaran sekitar Rp 200 juta, serta permintaan alat tangkap modern seperti Radar Furuno dan rumah tunggu di pemakaman dari masyarakat nelayan Desa Sri Tanjung.

“Reses ini suatu kewajiban DPRD untuk menyerap aspirasi masyarakat. Tapi untuk memasukkan anggarannya, tentu kita melihat situasi dan kondisi kemampuan anggaran daerah,” tegas Hino Faisal.

Di Desa Tiangau, aspirasi yang terkumpul beragam, mulai dari permintaan pemecah ombak atau batu miring untuk mencegah abrasi yang telah merobohkan rumah warga, bantuan bibit dan pupuk untuk petani, hingga permintaan pembangunan WC baru di masjid setempat. Hino mengakui bahwa realisasi usulan-usulan ini sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah yang sedang terkena dampak efisiensi anggaran nasional.

Ia menyatakan bahwa Komisi I DPRD akan memperjuangkan aspirasi ini dengan mengonsultasikannya kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, seperti Dinas Pekerjaan Umum untuk usulan pemecah ombak. Namun, keputusan akhir bergantung pada ketersediaan anggaran dalam APBD.

“Kami dari DPRD pasti akan memperjuangkan apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tapi yang jelas, terpulang kembali pada kemampuan APBD,” ujarnya.

Hino juga menekankan pentingnya turun langsung ke lapangan untuk mendapatkan fakta ril, berbeda sekadar menerima laporan. Ia mengaku termotivasi untuk merealisasikan aspirasi yang seringkali tidak terealisasi di periode sebelumnya, meski meminta kesabaran masyarakat mengingat kondisi anggaran yang terbatas.

Baca Juga:  Kepri Jadi Tuan Rumah Rakorgub Se-Sumatera, Ansar: Persiapkan yang Terbaik!

“Harapan saya, kita tetap bersabar. Jangan sampai daerah dianggap tidak peduli. Yang pasti, kami di DPRD akan memperjuangkannya,” pungkas Hino Faisal. (KP).


Laporan : Azmi

Editor : Dhitto


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *