NATUNAPENDIDIKAN

Kesejahteraan Guru Jangan Dikurangi

×

Kesejahteraan Guru Jangan Dikurangi

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SDN 012 Ranai Kabupaten Natuna, Afrida, S.Pd.I.,

“Kepala SDN 012 Ranai menegaskan bahwa kesejahteraan guru merupakan faktor penting dalam menjaga mutu pendidikan di Kabupaten Natuna.”

NATUNA – Kepala Sekolah SDN 012 Ranai Kabupaten Natuna, Afrida, S.Pd.I., menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan harus dimulai dari pembenahan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan guru. Ia berharap dukungan pemerintah terhadap tenaga pendidik tidak dikurangi demi menjaga semangat dan profesionalisme guru dalam proses belajar mengajar.

Menurut Afrida, langkah awal yang ia lakukan sejak menjabat adalah membenahi mutu pembelajaran di setiap kelas serta memastikan guru mengajar dengan suasana hati yang senang dan bahagia.

“Jika guru itu bahagia, maka anak juga bahagia. Nah, dengan seperti itu mutu atau kualitas pembelajaran akan tercapai,” ujarnya, Kamis (11/2/2026), di ruang kerjanya.

Ia mengakui masih dalam masa transisi kepemimpinan setelah menggantikan kepala sekolah sebelumnya. Dalam satu bulan pertama, ia memprioritaskan pembenahan fisik gedung sekolah, kemudian berlanjut pada peningkatan kualitas guru dan sistem pembelajaran.

Afrida juga menggelar workshop dan pelatihan pembelajaran mendalam bagi seluruh guru. Menurutnya, meskipun masih dalam kerangka Kurikulum Merdeka, pendekatan yang digunakan kini lebih berbasis pembelajaran mendalam.

Selain itu, pihak sekolah menerapkan pembiasaan karakter satu jam sebelum pembelajaran dimulai. Setiap hari memiliki agenda berbeda, mulai dari Senam Anak Indonesia Hebat, literasi, hafalan ayat pendek, tahsin, hingga kegiatan kokurikuler yang diblok khusus pada hari Sabtu.

Untuk meningkatkan budaya literasi, perpustakaan sekolah dibenahi agar lebih rapi dan nyaman. Bahkan, pihak sekolah berencana mengubah area belakang perpustakaan menjadi pojok baca bergaya kafe agar siswa lebih tertarik membaca.

Dalam hal penanganan permasalahan siswa, Afrida menegaskan pendekatan persuasif lebih diutamakan.

“Kalau ada masalah, kami panggil anak tersebut ke ruangan, tidak menyampaikan di depan forum agar dia tidak malu. Kami beri nasihat supaya tidak terjadi lagi hal-hal seperti bullying,” jelasnya.

Baca Juga:  SDN 013 Bunguran Timur Perkuat Semangat Belajar

Terkait dukungan pemerintah, Afrida berharap sarana dan prasarana sekolah terus ditingkatkan demi kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Ia juga menyinggung pentingnya menjaga kesejahteraan guru sebagai bentuk motivasi kerja.

“Harapan kami jangan sampai ada pengurangan kesejahteraan. Tidak perlu dinaikkan, yang penting jangan dikurangi. Itu juga menjadi motivasi bagi guru-guru untuk mengajar dengan baik,” tegasnya.

Menurutnya, kondisi ekonomi guru sangat berpengaruh terhadap fokus dan profesionalitas dalam bekerja.

“Kalau guru sudah mapan, sampai di sekolah dia senang mengajar, tidak ada kendala. Tapi kalau belum mapan, persoalan di rumah bisa terbawa ke sekolah,” tutupnya. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *