BUDAYA PERBATASANNATUNAPENDIDIKAN

SMAN 1 Natuna Peringati Kartini, Tekankan Pentingnya Adab Siswa

×

SMAN 1 Natuna Peringati Kartini, Tekankan Pentingnya Adab Siswa

Sebarkan artikel ini
Suasana upacara Hari Kartini di SMAN 1 Bunguran Timur, Natuna, diwarnai pengibaran bendera merah putih serta penyampaian amanat pembina upacara yang menekankan pentingnya adab dan karakter siswa.

“Peringatan Hari Kartini di SMAN 1 Bunguran Timur tidak hanya meriah, tetapi juga menjadi momentum penguatan karakter dan adab siswa.”

Pembina upacara SMA Negeri 1 Bunguran Timur, Suhardi, S.Pd.I., menekankan pentingnya adab dan sikap dalam kehidupan siswa saat peringatan Hari Kartini di Kabupaten Natuna, Selasa (21/04/2026).

NATUNA – SMA Negeri 1 Bunguran Timur menggelar upacara bendera yang berbeda dari biasanya dalam rangka memperingati Hari Kartini.

Seluruh siswa dan tenaga pendidik tampak mengenakan busana adat seperti kebaya, baju kurung, hingga batik, menggantikan seragam putih abu-abu yang biasa digunakan.

Bertindak sebagai pembina upacara, Suhardi, S.Pd.I., memberikan apresiasi kepada petugas upacara dari kelas 10.5 yang dinilai sukses menjalankan tugasnya dengan baik di bawah bimbingan wali kelas.

Dalam amanatnya, Suhardi menyampaikan biografi singkat Raden Ajeng Kartini yang lahir di Jepara pada 21 April 1879, sekaligus menekankan pentingnya semangat perjuangan Kartini bagi generasi muda, khususnya para siswi.

“Ini adalah kesempatan kalian untuk membuktikan bahwa kalian mampu, cerdas, mandiri, dan bisa berprestasi. Jangan pernah membatasi diri hanya karena merasa perempuan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan siswa laki-laki untuk menghargai perempuan melalui sikap nyata, bukan sekadar ucapan.

“Tidak merendahkan, tidak meremehkan, dan mau berjalan bersama untuk maju,” pesannya.

Selain refleksi sejarah, upacara tersebut juga dimanfaatkan sebagai momen evaluasi kedisiplinan siswa, khususnya terkait kebersihan kelas dan kerapian berpakaian.

Suhardi mengimbau petugas piket kelas untuk melaksanakan tugas setelah pulang sekolah agar kondisi kelas siap digunakan keesokan harinya. Ia juga menegur siswa laki-laki yang masih belum rapi dalam berpakaian serta memiliki rambut panjang yang tidak sesuai aturan.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa adab merupakan hal utama dalam pendidikan.

Baca Juga:  Bank Indonesia Edukasi Siswa SMAN 1 Bunguran Timur Pahami Rupiah

“Sepintar apa pun kalian kalau tidak beradab, nol. Tapi kalau kalian beradab, nilainya sempurna,” ujarnya.

Ia menutup amanat dengan pesan agar siswa menjaga sikap, sopan santun, serta menghormati guru sebagai bagian dari keberkahan dalam menuntut ilmu. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *