ANAMBASBUDAYA PERBATASANPOTRET PERBATASAN

Maulid Nabi, Aneng Ajak Warga Anambas Teladani Rasulullah 

×

Maulid Nabi, Aneng Ajak Warga Anambas Teladani Rasulullah 

Sebarkan artikel ini
Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, saat menyampaikan sambutan pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M, dengan mengajak masyarakat memperkuat keteladanan Rasulullah, menjaga persaudaraan, kerukunan, dan nilai-nilai luhur dalam kehidupan bermasyarakat.

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah sebagai momentum untuk memperkuat keteladanan Rasulullah dalam kehidupan bermasyarakat. 

Pesan tersebut disampaikan Aneng dalam sambutannya pada peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 1448 H/2026 M. Ia menilai keteladanan Rasulullah tidak hanya berkaitan dengan hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tercermin dalam hubungan antarsesama. 

Menurut Aneng, Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang menjunjung tinggi kejujuran, amanah, keadilan, kasih sayang, persaudaraan, musyawarah, serta penghormatan terhadap sesama manusia. 

“Keteladanan Nabi Muhammad SAW tidak hanya berbicara tentang hubungan manusia dengan Tuhan, tetapi juga tentang bagaimana manusia membangun hubungan yang baik dengan sesamanya,” ujar Aneng. 

Ia mengatakan, nilai-nilai tersebut penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Karena itu, peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk merefleksikan kembali perjuangan, pengabdian, dan akhlak Rasulullah. 

Tekankan Kerukunan dan Toleransi 

Aneng juga menegaskan pentingnya membangun masyarakat yang agamis dengan tetap menjaga kerukunan dan toleransi antarumat beragama di Kabupaten Kepulauan Anambas. 

Menurutnya, perbedaan agama, suku, budaya, dan latar belakang tidak seharusnya menjadi alasan untuk saling menjauhkan diri. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan dalam membangun persaudaraan dan kebersamaan. 

“Perbedaan agama, suku, budaya dan latar belakang jangan menjadi alasan untuk saling menjauhkan diri, tetapi justru harus menjadi kekuatan untuk membangun persaudaraan dan kebersamaan,” katanya. 

Aneng menyebut kerukunan dan kebersamaan merupakan modal sosial yang penting bagi pembangunan daerah. Nilai tersebut, menurutnya, juga sejalan dengan karakter masyarakat Anambas yang selama ini dikenal memiliki semangat gotong royong, saling membantu, serta menjunjung tinggi adat dan budaya Melayu. 

Baca Juga:  Medco E&P Natuna Dukung Perayaan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Anambas

Ia menegaskan pembangunan daerah harus tetap berjalan mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan karakter, jati diri, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan para pendahulu. 

“Kita ingin masyarakat Anambas berkembang dan maju mengikuti perubahan zaman, tetapi tetap memiliki karakter, jati diri, serta nilai-nilai luhur yang diwariskan oleh para pendahulu kita,” tuturnya. 

Pada kesempatan tersebut, Aneng atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah kepada seluruh umat Islam di Kabupaten Kepulauan Anambas. (KP). 


Laporan: Azmi 


📊 Views: 22

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *