“Kepala SD Negeri 007 Muntai, Dewi Sartika, S.Pd.SD., mengajak para siswa meneladani semangat Sumpah Pemuda dengan meningkatkan prestasi, membangun karakter positif, dan menjaga persatuan sejak dini. Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang berlangsung di lingkungan sekolah, Rabu (28/10/2026).”
ANAMBAS – Kepala SD Negeri 007 Muntai, Dewi Sartika, S.Pd.SD., mengajak para siswa meneladani semangat Sumpah Pemuda dengan meningkatkan prestasi, membangun karakter positif, dan menjaga persatuan sejak dini.
Pesan tersebut disampaikan dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang digelar SD Negeri 007 Muntai, Kabupaten Kepulauan Anambas, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (28/10/2026).
Peringatan berlangsung dengan nuansa kebangsaan. Para siswa mengikuti kegiatan menggunakan pakaian adat sebagai bentuk penghargaan terhadap keberagaman budaya Indonesia sekaligus upaya menumbuhkan rasa bangga terhadap identitas bangsa sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Setelah itu, para siswa mengikuti kegiatan menonton bersama tayangan tentang perjuangan para pemuda dalam melahirkan Sumpah Pemuda, dilanjutkan dengan pengucapan ikrar Sumpah Pemuda serta menyanyikan lagu nasional Satu Nusa Satu Bangsa.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa Sumpah Pemuda bukan sekadar peristiwa bersejarah yang diperingati setiap tahun, melainkan tonggak penting perjuangan bangsa yang mengajarkan arti persatuan di tengah perbedaan.
Dalam amanatnya, Dewi Sartika mengajak seluruh siswa menjadikan semangat Sumpah Pemuda sebagai motivasi untuk terus belajar, membangun karakter positif, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Ia menekankan pentingnya rajin belajar agar tumbuh menjadi anak yang cerdas, berprestasi, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.
Selain itu, Dewi Sartika mengingatkan para siswa agar senantiasa menghormati guru dan orang tua sebagai bentuk rasa terima kasih atas bimbingan, pendidikan, serta kasih sayang yang telah diberikan.
Menurutnya, nilai persatuan juga harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama melalui sikap saling menghargai, menjaga persaudaraan, dan tidak membeda-bedakan teman berdasarkan suku, agama, maupun latar belakang.
“Tanamkan sikap disiplin, mandiri, jujur, dan bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Jadilah anak-anak yang saling menghormati, menjaga persatuan, serta memiliki semangat untuk terus belajar dan meraih prestasi,” demikian pesan yang disampaikan dalam amanatnya.
Ia juga mengingatkan pentingnya menggunakan teknologi secara bijak. Para siswa diharapkan mampu memanfaatkan internet sebagai sarana belajar, menambah wawasan, dan mengembangkan kemampuan, bukan untuk melakukan hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda di SDN 007 Muntai ini menjadi momentum untuk memperkuat pendidikan karakter sejak dini. Semangat perjuangan para pemuda terdahulu diharapkan dapat menginspirasi para siswa untuk terus mengembangkan potensi diri, menghargai keberagaman, serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.
Melalui kegiatan tersebut, sekolah berharap nilai-nilai luhur Sumpah Pemuda tidak berhenti pada seremoni tahunan, tetapi benar-benar diterapkan dalam perilaku sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Semangat Sumpah Pemuda diharapkan tumbuh dalam diri setiap anak Indonesia. Dengan belajar tekun, berkarakter kuat, menghargai perbedaan, dan berani meraih prestasi, generasi muda dapat menjadi bagian penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju.
Laporan : Deny Jebat










