“Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDN 007 Ranai Darat, Harnida, S.Pd.I., menjelaskan bahwa pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 digelar untuk memperkenalkan keberagaman budaya Nusantara kepada peserta didik. Melalui kegiatan bertema Keberagaman Budaya Profesi Nusantara, sebanyak 320 siswa dari kelas 1 hingga kelas 6 mengikuti pawai dengan mengenakan pakaian adat dan berbagai kostum profesi, Sabtu (31/10/2026).”
NATUNA – SDN 007 Ranai Darat menggelar pawai budaya dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-98, Sabtu (31/10/2026). Kegiatan tersebut melibatkan seluruh peserta didik dari kelas 1 hingga kelas 6 dengan didampingi wali kelas dan para guru.
Pawai budaya yang mengusung tema “Keberagaman Budaya Profesi Nusantara” ini menjadi salah satu upaya sekolah memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus menanamkan nilai nasionalisme kepada peserta didik sejak dini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SDN 007 Ranai Darat, Harnida, S.Pd.I., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut semula direncanakan berlangsung pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda. Namun, pelaksanaannya digeser ke Sabtu karena tanggal tersebut merupakan hari efektif kegiatan belajar mengajar (KBM).
“Kami kenapa tidak melakukan ini pada hari yang pas dengan tanggalnya? Karena pada hari itu, tanggal 28, kita tahu adalah hari Rabu. Itu adalah jam pelajaran efektif bagi siswa-siswi sekolah,” jelas Harnida.
Karena mempertimbangkan kegiatan pembelajaran, pihak sekolah kemudian mengambil keputusan untuk melaksanakan pawai pada hari Sabtu agar kegiatan dapat berlangsung tanpa mengganggu jadwal belajar peserta didik.
“Jadi, kami mengambil keputusan untuk membuat kegiatan ini di hari yang agak longgar dengan pembelajaran. Jadi, hari Sabtu ini, bersempena dengan Hari Sumpah Pemuda,” ujarnya kepada koranperbatasan.com saat diwawancarai di lingkungan sekolah.
Harnida menyebutkan, seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 terlibat dalam kegiatan tersebut. Sebanyak 320 peserta didik dari 15 kelas mengikuti pawai budaya yang turut dimeriahkan personel drumben MTs Negeri 2 Ranai sebanyak 54 orang.
“Alhamdulillah, semua siswa dari kelas 1 sampai dengan kelas 6 itu ada 15 kelas. Alhamdulillah, peserta pawai kita pada hari ini 320 orang siswa ditambah dengan drumben dari MTs Negeri 2 sebanyak 54 orang,” ungkapnya.
Kenalkan Budaya dan Profesi Nusantara Sejak Dini
Harnida menjelaskan, kegiatan tersebut bukan sekadar memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran bagi peserta didik untuk mengenal keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.
Melalui pawai tersebut, siswa diperkenalkan dengan berbagai bentuk kekayaan budaya Nusantara, mulai dari kesenian, musik, hingga pakaian daerah. Selain itu, penggunaan kostum berbagai profesi juga menjadi bagian dari tema kegiatan.
Menurutnya, pengenalan budaya melalui kegiatan langsung diharapkan membuat anak-anak lebih mudah memahami identitas dan keberagaman bangsa Indonesia.
“Budaya Nusantara itu banyak sekali, baik itu dari keseniannya, musiknya, pakaian daerahnya. Nah, jadi dengan adanya kegiatan ini anak-anak bisa paham, bisa kenal, bisa tahu dari apa yang mereka pakai,” tuturnya.
Ia menambahkan, pihak sekolah ingin agar peserta didik tidak sekadar mengenakan pakaian adat atau kostum tertentu, tetapi juga memiliki rasa ingin tahu mengenai identitas pakaian yang digunakan.
“Jadi, mereka tidak hanya memakai saja, tetapi mereka ingin bertanya, yang saya pakai ini pakaian apa ya? Dari mana ya? Nah, jadi dengan adanya pawai ini kami ingin memperkenalkan beragam budaya kepada anak-anak kita semuanya,” jelas Harnida.
Melalui kegiatan tersebut, SDN 007 Ranai Darat berharap peserta didik semakin mengenal keberagaman budaya Indonesia dan tumbuh menjadi generasi yang menghargai perbedaan.
Pawai budaya dalam momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini sekaligus menjadi ruang pembelajaran di luar kelas untuk memperkuat wawasan kebangsaan, mengenalkan kekayaan budaya, serta menumbuhkan kecintaan terhadap Indonesia sejak usia sekolah.
Laporan: Dini










