KALIMANTAN BARATKUBU RAYAPENDIDIKAN

COMPASS 2026 Ajak Siswa SMK Pancasila Santun Berbahasa

×

COMPASS 2026 Ajak Siswa SMK Pancasila Santun Berbahasa

Sebarkan artikel ini
Caption: Kegiatan COMPASS 2026 IAIN Pontianak di SMK Pancasila mengajak siswa membudayakan bahasa santun dan memperkuat akhlak.

KALBAR – Tim Pengabdian kepada Masyarakat Berbasis Karya Ilmiah (PKM-KI) COMPASS 2026 dari IAIN Pontianak mengajak siswa SMK Pancasila membudayakan bahasa santun melalui materi bertajuk “The Power of Words”, Senin (26/10/2026). Materi yang disampaikan Dewi Purnama Sari tersebut menekankan pentingnya kesantunan berbahasa dalam membentuk karakter dan akhlak mulia generasi muda.

Dalam penyampaiannya, Dewi menekankan bahwa setiap ucapan memiliki pengaruh terhadap orang lain. Bahasa tidak hanya berfungsi sebagai alat komunikasi, tetapi juga mencerminkan cara seseorang menghargai, memperlakukan, dan membangun hubungan dengan sesama.

“Setiap kata memiliki kekuatan. Ucapan yang baik dapat menguatkan dan menghargai orang lain, sedangkan kata-kata yang kasar dapat melukai perasaan. Karena itu, membudayakan bahasa santun bukan hanya tentang memilih kata yang sopan, tetapi juga membangun kesadaran untuk menghormati sesama,” ujarnya.

Materi tersebut mengajak siswa membiasakan diri berpikir sebelum berbicara, menghindari ejekan dan perkataan yang merendahkan, serta menyampaikan pendapat dengan cara yang baik. Kesantunan berbahasa dinilai perlu diterapkan dalam berbagai situasi, baik ketika berinteraksi langsung dengan teman dan guru maupun saat berkomunikasi melalui media sosial.

Pembahasan juga dikaitkan dengan nilai-nilai Islam yang mengajarkan umatnya menjaga lisan dan menyampaikan perkataan yang baik. Prinsip tersebut sejalan dengan firman Allah Swt. dalam QS. Al-Ahzab ayat 70, yang memerintahkan orang-orang beriman untuk bertakwa kepada Allah dan mengucapkan perkataan yang benar (qaulan sadidan).

Melalui materi The Power of Words, peserta diajak menyadari bahwa membangun budaya berbahasa santun membutuhkan kesadaran dan pembiasaan. Sikap tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga menjadi bagian dari perilaku sehari-hari di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat.

Baca Juga:  Bupati Anambas Dorong ASN Tingkatkan Pendidikan Lewat Program RPL

Materi ini menjadi bagian dari upaya COMPASS 2026 dalam menanamkan nilai-nilai akhlak, integritas, dan tanggung jawab kepada generasi muda. Dengan membiasakan komunikasi yang santun, siswa diharapkan mampu menciptakan lingkungan pergaulan yang saling menghargai dan memberikan dampak positif bagi sesama.

Melalui kata-kata yang santun, generasi muda diharapkan dapat menebarkan kebaikan, menjaga hubungan antarsesama, dan menjadi inspirasi bagi lingkungan sekitarnya.


Laporan: Awan


📊 Views: 0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *