Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Sediakan Layanan Rapid Test

oleh -222 views
Layanan-Rapid-Test-di-Bandar-Udara-Internasional-Syamsudin-Noor-Kota-Banjarmasin

BANJARMASIN (KP),- Dalam mengurangi dan pencegahan penularan Covid-19 di Kota Banjarmasin, Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor menyediakan fasilitas layanan rapid test untuk para pengguna jasa bandara maupun masyarakat umum yang berlokasi di Gedung Shelter Bus Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor.

Menurut, pihak PTS. General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Suriganata dengan tingginya permintaan layanan rapid test di kawasan bandara, maka pihak bandara akan menyediakan alat rapid test tersebut, untuk para pengguna jasa bandara maupun masyarakat umum.

“Sehubungan dengan tingginya permintaan untuk penyediaan layanan rapid test di kawasan bandara, mulai hari ini Senin, 27 Juli 2020 para pengguna jasa bandara maupun masyarakat umum dapat dengan mudah melakukan rapid test yang telah kami sediakan. Hal ini selaras dengan diberlakukannya, hasil rapid test sebagai salah satu dokumen persyaratan terbang sesuai dengan Surat Edaran Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Nomor 9 Tahun 2020,” ujar Suriganata, saat ditemui di Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Senin, 27 Juli 2020.

Suriganata menjelaskan layanan rapid test tersebut, merupakan hasil kerjasama dari Manajemen Angkasa Pura I dengan anak perusahaan, Angkasa Pura Suport dan RSU. Syifa Medika. Dan layanan rapid test itu, dibuka setiap hari mulai pukul 07.00 Wita hingga 15.00 Wita. “Biaya yang dikenakan untuk layanan ini sebesar Rp150 ribu. Untuk satu kali test, hasil pemeriksaan dapat diketahui dengan waktu kurang lebih 30 menit. Kami harap dengan adanya layanan ini, dapat mempermudah para penumpang untuk melengkapi persyaratan dokumen perjalanan udara,” jelasnya.

Lanjut Suriganata, “Protokol kesehatan pun turut diterapkan di lokasi pelayanan rapid test di kawasan bandara ini. Para petugas diwajibkan untuk melakukan pemeriksaan suhu tubuh sebelum bertugas, menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) yang terdiri dari face shield, masker, sarung tangan, dan baju pelindung. Selain itu area layanan rapid test juga secara rutin dilakukan desinfeksi untuk memastikan kebersihannya,” tambahnya.

Disamping itu, Surigata juga mengungkapkan tidak hanya para petugas yang wajib menaati protokol kesehatan, namun juga untuk calon peserta rapid test. Para calon peserta diwajibkan untuk mencuci tangan dan melakukan pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area pemeriksaan. Penggunaan masker dan penerapan physical distancing juga dilakukan di area ini. Selanjutnya melakukan registrasi dengan membawa kartu identitas dan mengisi formulir yang sudah disediakan. Setelah itu para peserta rapid test dapat melakukan pemeriksaan kesehatan dengan dokter dan pengambilan sample darah. Setelah selesai menjalani test, para peserta diharap tetap berada di ruang tunggu sampai hasil rapid test keluar. (KP).


Laporan : Adam Subayu



Editor : Riduan



Memuat...