NATUNAPEMERINTAHAN

Cen Sui Lan Minta 16 PNS Natuna Jauhi Penyalahgunaan Wewenang

×

Cen Sui Lan Minta 16 PNS Natuna Jauhi Penyalahgunaan Wewenang

Sebarkan artikel ini
Bupati Natuna Cen Sui Lan memimpin prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna. Kegiatan berlangsung khidmat sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan penguatan kinerja birokrasi pemerintahan.

“Bupati Natuna Cen Sui Lan melantik dan mengambil sumpah 16 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Jumat (6/11/2026). Dalam kesempatan tersebut, Cen Sui Lan mengingatkan para aparatur yang baru dilantik agar menjaga integritas, menghindari penyalahgunaan wewenang, serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat.”

NATUNA – Bupati Natuna Cen Sui Lan meminta 16 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang baru dilantik agar menjalankan tugas dengan jujur, bertanggung jawab, dan menjauhi segala bentuk penyalahgunaan wewenang.

Pesan tersebut disampaikan Cen Sui Lan saat memimpin upacara pengambilan sumpah dan pelantikan 16 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi PNS di lingkungan Pemerintah Kabupaten Natuna, Jumat (6/11/2026).

Kegiatan berlangsung di Ruang Rapat Aula Lantai II Kantor Bupati Natuna, Bukit Arai. Agenda tersebut juga disejalankan dengan pengangkatan pertama dalam jabatan fungsional di lingkungan pemerintahan setempat.

Acara itu dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Boy Wijanarko Varianto, para asisten, staf ahli, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Natuna.

Berdasarkan laporan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Natuna, Muhammad Alim Sanjaya, proses seleksi CPNS sebelumnya meloloskan 17 orang. Namun, hanya 16 orang yang dapat melanjutkan hingga tahap pelantikan.

Satu orang CPNS atas nama dr. Rio Eka Saputra, yang bertugas di Puskesmas Sedanau, meninggal dunia sebelum sempat dikukuhkan.

Dengan demikian, 16 PNS yang resmi dilantik terdiri atas enam tenaga kesehatan dan 10 tenaga teknis.

Dalam arahannya, Cen Sui Lan menegaskan bahwa perubahan status dari CPNS menjadi PNS bukan sekadar perubahan administrasi kepegawaian. Status tersebut juga membawa tanggung jawab besar dalam menjalankan tugas sebagai aparatur negara, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat di wilayah perbatasan.

Baca Juga:  Bupati Natuna Pimpin Rapat Final Persiapan HUT ke-80 RI

Ia meminta seluruh PNS yang baru dilantik agar memegang teguh sumpah dan janji jabatan serta menjadikan tugas yang diberikan sebagai bentuk pengabdian.

“Jadikan jabatan dan tugas yang diberikan sebagai ladang pengabdian. Bekerjalah dengan jujur, ikhlas, dan bertanggung jawab, serta hindari segala bentuk penyalahgunaan wewenang. Berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegas Cen Sui Lan saat menyampaikan sambutannya.

Selain menekankan integritas, Bupati juga mengingatkan para PNS agar tidak cepat berpuas diri setelah memperoleh status kepegawaian. Peningkatan kompetensi dan kemampuan beradaptasi dinilai penting untuk menghadapi dinamika pekerjaan serta kebutuhan masyarakat.

“ASN diharapkan mampu menjadi penggerak birokrasi yang dinamis, adaptif, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” tambah Bupati Natuna.

Pelantikan tersebut ditutup dengan pembacaan doa bersama, pemberian ucapan selamat dari para pejabat yang hadir, serta sesi foto bersama.

Dengan pengambilan sumpah tersebut, 16 PNS diharapkan mampu menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing, menjaga amanah jabatan, dan memberikan pelayanan publik secara profesional.

Penekanan terhadap larangan penyalahgunaan wewenang juga menjadi pengingat bahwa status sebagai aparatur negara harus diikuti tanggung jawab moral dan kedisiplinan dalam menjalankan kewenangan.


Laporan: Awan


📊 Views: 3

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *