NATUNAPOTRET PERBATASANRAGAM PERBATASAN

Es Serut “Bu Eli” Warna-Warni Pikat Pelanggan dengan Harga Ramah Kantong

×

Es Serut “Bu Eli” Warna-Warni Pikat Pelanggan dengan Harga Ramah Kantong

Sebarkan artikel ini
Potret Es Serut Bu Eli.

Lapak minuman baru di Natuna menawarkan es serut atau “es gunung” dengan berbagai topping menarik seharga Rp10.000, sekaligus menjadi harapan baru bagi pengembangan UMKM lokal.

NATUNA – Semarak dunia kuliner Natuna kembali bertambah dengan kehadiran lapak minuman “Bu Eli” yang menyajikan es serut legendaris.

Dikenal juga dengan sebutan es gunung oleh masyarakat setempat, minuman ini berhasil menarik perhatian hanya dalam waktu singkat sejak berdirinya pada 8 Desember 2024, berkat promosi melalui media sosial dan harga yang terjangkau.

Dengan mengusung konsep yang sederhana namun menggiurkan, Eliza menawarkan satu cup es serut dengan berbagai topping lengkap hanya seharga sepuluh ribu rupiah.

“Satu cup-nya harganya 10.000 rupiah. Ada banyak topping diantaranya cendol, agar-agar, cincau, meses, Oreo, dan selasih,” jelas Eliza saat di wawancarai koranperbatasan.com di lapaknya yang terletak di samping bank BSI lama, Jalan Soekarno-Hatta, Pantai Piwang, pada selasa, 9 Desember 2025.

Tidak hanya berfokus pada es serut, lapak yang berlokasi strategis ini juga menyediakan beragam pilihan minuman hangat dan dingin lainnya untuk merangkul seluruh kalangan.

“Selain es serut, kami juga menjual minuman seperti Energen, kopi, Chocolatos Matcha, Chocolatos Creamy, dan Chocolatos Vanilla. Dengan harga Rp. 5000 tentunya sangat murah dan terjangkau buat semuanya,” tambah Eliza.

Lapak Bu Eli beroperasi dari pukul 08.00 pagi hingga 17.00 sore, dengan kemungkinan memperpanjang jam operasional di kemudian hari. Sebagai perintisan usaha, Eliza saat ini mengandalkan sistem Cash on Delivery (COD) yang dipesan melalui media sosial untuk menjangkau pelanggan.

“Untuk sementara banyak yang menyarankan menggunakan sistem COD. Hanya saja kami belum bisa melaksanakannya sekarang,” ucapnya mengenai kendala operasional awal.

Baca Juga:  Melalui BUMDes Anrizal Harap Perekonomian Masyarakat Jadi Lebih Baik

Di balik semangat berwirausaha, Eliza menyisipkan harapan kepada pemerintah daerah. Sebagai salah satu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), pihaknya berharap adanya perhatian dan dukungan nyata agar usaha-usaha kecil seperti miliknya dapat berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi perekonomian Natuna.

“Semoga bantuan dari pemerintah bisa terus tersalurkan dan penggiat usaha UMKM selalu diperhatikan,” harapnya.

Di akhir percakapan, Eliza dengan penuh semangat mengajak masyarakat Natuna untuk mencicipi sajian lapaknya.

“Langsung jajan ke Lapak Bu Eli. Murah meriah es serutnya, banyak topping-nya, dijamin mantap pokoknya,” pungkasnya.

Kehadiran Lapak Bu Eli tidak hanya sekadar menawarkan penyegaran di hari yang panas, tetapi juga menjadi contoh nyata semangat kewirausahaan yang tumbuh di Natuna, menunggu dukungan untuk dapat terus berkembang. (KP).


Laporan : Nisa Andini

Editor :  Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *