“HMI Cabang Mempawah menyatakan dukungan terhadap kegiatan retreat ASN sebagai langkah strategis dalam memperkuat profesionalisme dan integritas birokrasi.”
Formateur Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mempawah, Abdul Rohman, menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan retreat ASN di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme aparatur sipil negara.
MEMPAWAH – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan kegiatan retreat bagi pejabat di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
Formateur Ketua Umum HMI Cabang Mempawah, Abdul Rohman, yang akrab disapa Bang Eko, menilai kegiatan tersebut harus dimaknai sebagai langkah strategis dalam memperkuat kapasitas dan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN), bukan sekadar agenda seremonial.
Menurutnya, di tengah kompleksitas pelayanan publik yang semakin tinggi, ASN dituntut untuk terus berbenah, adaptif, serta memiliki kepekaan sosial terhadap kebutuhan masyarakat.
“Retreat ini perlu dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia aparatur, bukan semata-mata sebagai beban anggaran,” ujar Abdul Rohman, Rabu (8/4/2026).
Ia menegaskan bahwa pengembangan kompetensi ASN merupakan sebuah keharusan yang memiliki dasar hukum kuat. Hal ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN yang menekankan pentingnya peningkatan kompetensi secara berkelanjutan.
Selain itu, ketentuan tersebut juga diperkuat oleh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2020 tentang Manajemen PNS yang menegaskan bahwa pengembangan kompetensi merupakan bagian integral dalam membangun birokrasi yang berdaya saing dan responsif terhadap kepentingan publik.
“Dengan demikian, kegiatan ini memiliki dasar normatif yang kuat dan merupakan bagian dari implementasi kebijakan pengembangan kompetensi ASN,” lanjutnya.
Abdul Rohman juga menilai bahwa retreat dapat menjadi ruang efektif untuk membangun integritas, kepemimpinan, serta memperkuat sinergi antar pejabat daerah. Ia meyakini peningkatan kualitas individu ASN akan berdampak langsung pada kualitas kebijakan dan pelayanan publik.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa program tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, adaptif, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan itu, ia juga mendorong seluruh ASN, khususnya di wilayah Mempawah, untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut.
“Partisipasi aktif ASN sangat penting agar tujuan dari kegiatan ini benar-benar tercapai. Ini adalah momentum untuk meningkatkan kapasitas diri sekaligus memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tegasnya.
Meski memberikan dukungan, HMI Cabang Mempawah tetap menekankan pentingnya pelaksanaan kegiatan yang mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta efisiensi anggaran.
“Kami mendukung selama pelaksanaannya dilakukan secara bertanggung jawab dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pelayanan publik,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Abdul Rohman berharap kegiatan tersebut tidak berhenti pada formalitas semata, melainkan mampu melahirkan aparatur yang progresif, berintegritas, serta benar-benar hadir sebagai pelayan masyarakat.
“Harapan kami, kegiatan ini benar-benar menghasilkan perubahan positif, baik dalam kinerja birokrasi maupun dalam kualitas pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (KP).
Laporan: Awan










