Hujan Empat Hari, Sebagian Tanah Laut Terendam Banjir

oleh -523 views
Salah-satu-rumah-warga-yang-terendam-bajir

PELAIHARI (KP),- Setelah diguyur hujan selama empat hari, sebagian wilayah Kabupaten Tanah Laut akhirnya Sabtu, 11 Juli 2020, sekira pukul 12.30 Wita, terjadi banjir. Menurut data dari BPBD Kabupaten Tanah Laut, daerah yang terendam banjir akibat hujan deras adalah Kecamatan Pelaihari, Kecamatan Bajuin, Kecamatan Panyipatan dan Kecamatan Takisung.

Berdasarkan data yang dirilis oleh BPBD Kabupaten Tanah Laut, sejumlah daerah terdampak banjir dari hujan selama empat hari tersebut adalah Kelurahan Angsau, Kecamatan Pelaihari lokasi Jalan Pintu air RT 24 Kelurahan Angsau, 200 buah rumah, 250 KK, 1.200 jiwa. Kemudian di Jalan A. Yani Parit Mas RT 19, RT 20 dan RT 27 Kelurahan Angsau, 550 buah rumah, 600 KK, 1.500 jiwa.

Selanjutnya di Jalan Sepakat RT 10 (Belakang Kompi) Kelurahan Angsau, 65 buah rumah, 70 KK, 300 jiwa dan disekitar Gg. Berkat RT 04 Kelurahan Angsau 25 buah rumah, 30 KK, 100 jiwa. Serta Jalan Manunggal (Belakang Eks. RSUD H. Boejasin), RT 15, Kelurahan Angsau, 4 buah rumah, 4 KK, 20 jiwa. Dengan total rumah yang terendam bajir diketahui sebanyak 844 buah rumah dan 954 KK, 3.120 jiwa.

Banjir juga terjadi di Desa Atu-Atu, Kecamatan Pelaihari dengan sasaran terdampak Jalan H. M. Jaferi, Desa Atu-Atu, 25 buah rumah, 35 KK, 100 jiwa. Kemudian Saka Permai, Desa Atu-Atu, sebanyak 15 buah rumah, 25 KK, 160 jiwa. Dengan total rumah yang terendam sebanyak 40 buah rumah, 60 KK dan 260 jiwa.

BPBD Tanah Laut juga melaporkan bahwa di Kelurahan Karang Taruna, Kecamatan Pelaihari juga terdampak banjir. Banjir terjadi di sekitar Jalan Telaga Daim Blok I, II, III, dan Jalan Penerangan RT 10, Kelurahan Karang Taruna, dengan rincian 104 buah rumah, 135 KK dan 540 jiwa.

Hujan deras selama empat hari tersebut menurut keterangan dari BPBD juga mengakibatkan jembatan runtuh. Hal itu terjadi karena derasnya luapan air sungai yang terdampak di Kelurahan Sarang Halang, Kecamatan Pelaihari dan Jalan Bajingah, Kelurahan Sarang Halang.



Kemudian di Desa Damit Hulu, Kecamatan Batu Ampar Jalan Trans 100, RT 6, Desa Damit Hulu, kabarnya banjir berhasil memutuskan jalan. Putusnya beberapa jalan tersebut akibat derasnya luapan air dengan panjang 70 meter.

Banjir juga berhasil memutuskan ruas jalan yang ada di Desa Galam, Kecamatan Bajuin. Jalan yang tidak dapat dilintas tersebut terjadi di Desa Galam, RT 6. Dimana jalannya terkikis, hingga terputus dan tidak bisa dilalui berbagai jenis kendaraan. Sampai saat ini BPBD dan TNI-Polri masih melakukan evakuasi warga yang terdampak banjir. (KP).


Laporan : Adam Subayu

Editor : Riduan


 


Memuat...