KABAR PERBATASANNATUNA

Kemenag Natuna Laksanakan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020

×

Kemenag Natuna Laksanakan Upacara Peringatan Hari Santri Nasional 2020

Sebarkan artikel ini
Pelaksanaan-Upacara-Memperingati-Hari-Santri-Nasional-2020-di-Halaman-Kantor-Kemenag-Natuna

NATUNA (KP),- Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, melaksanakan upacara peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2020, bertempat di Halaman Kantor Kemenag Natuna.

Kepala Kemenag Kabupaten Natuna, Drs. Ahmad Husein menyebutkan Pemerintah Pusat menganjurkan pelaksanaan upacara dilakukan secara virtual, namun mengingat Natuna masih dalam zona hijau Covid-19, maka diperbolehkan mengadakannya secara langsung. “Kita sudah berdiskusi dengan Pemerintah Daerah dan Gugus Tugas Covid-19 untuk mengadakan upacara Hari Santri Nasional ini. Yang pasti tetap mengikuti protokol kesehatan,” sebut Ahmad menjawab koranperbatasan.com, di ruang dinasnya, Kamis 22 Oktober 2020.

Disampaikan Ahmad, dengan diadakannya upacara Hari Santri Nasional tersebut untuk mendorong dan menyemangati santri-santri Natuna, agar terus berkembang. “Prestasi santri-santri Natuna cukup meningkat. Jika ada even-even Nasional seperti kompetisi sains, mereka kita ikut sertakan,” ujar Ahmad.

Meskipun dalam cuaca hujan lanjut Ahmad, para santri begitu antusias mengikuti upacara tersebut, bahkan tidak beranjak dari barisan upacara. “Bahkan pagi-pagi mereka sudah bergerak nenuju lokasi upacara,” lanjut Ahmad.

Ahmad menuturkan, Kemenag Natuna akan terus memberikan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat melalui Program Maghrib Keliling (Magling) terkait keunggulan-keunggulan pondok pesantren. “Mengajarkan hidup sederhana dan mandiri, sehingga ke depan pondok pesantren yang ada di Natuna  ini, tidak asing bagi masyarakat serta menjadi primadona,” tutur Ahmad.

Ahmad mengakui, pelaksanaan upacara peringatan Hari Santri Nasional di Natuna tahun ini tidak bisa dilaksanakan secara besar-besaran, hal tersebut mengingat pandemi pandemi Covid-19. “Dalam suasana pendemi Covid-19 ini, upacara memperingati Hari Santri Nasional belum bisa dibuat secara besar-besaran,” imbuh Ahmad.

Sebagai penutup, Ahmad berharap keberadaan pondok pesantren selalu mendapatkan dukungan dari masyarakat maupun Pemerintah Daerah Kabupaten Natuna. “Pondok adalah pendidikan yang dikelola oleh yayasan, tidak sama dengan Madrasyah maupun Sekolah Negeri yang dikelola oleh pemerintah,” tandas Ahmad. (KP).

Baca Juga:  Dishanpan Sebut Stok Pangan Natuna Dimasa Pandemi Covid-19 Aman

Laporan : Johan

Editor : Rid


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *