Melalui pesan singkat yang diterima melalui via WhatsApp, Yohanes menyampaikan bahwa kapal penyalur dari PT Air Sene Jaya belum bisa melakukan pengisian karena dermaga masih digunakan kapal tanker. Jika tidak ada hambatan, pengisian dijadwalkan baru bisa dilakukan pada Kamis.
Sementara itu, kapal pengangkut BBM dari penyalur Putra Bersaudara diperkirakan tiba di Tarempa pada Sabtu, tergantung kondisi cuaca dan kelancaran perjalanan laut.
Pemerintah daerah mendorong agar Pertamina bersama PLN dan pemerintah pusat segera melakukan kajian dan merumuskan langkah strategis, termasuk pembangunan depo BBM di Anambas. Hal ini dinilai sebagai solusi jangka panjang yang harus segera diwujudkan.
“Di Anambas juga ada aktivitas pengeboran minyak, seharusnya secara logika bisa dibangun fasilitas pendukung distribusi energi seperti depo. Jika tidak, masalah ini akan terus berulang setiap tahun,” kata Yohanes.
Pemerintah berharap dukungan dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk media, agar permasalahan ini mendapatkan perhatian serius dari pemerintah pusat. (KP).
Laporan : Azmi










