NATUNA (KP),- Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupten Natuna, Junaedi Abdillah ST, mengatakan tingkat Partisipasi Masyarakat (Parmas) Kabupaten Natuna dalam menyalurkan hak suaranya dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 09 Desember 2020 lalu mencapai 87 persen.
Junaedi menyebutkan pencapaian ini menjadikan Kabupaten Natuna sebagai daerah dengan Tingkat Parmas tertinggi diantara kabupaten/kota di Provinsi Kepulauan Riau. ”Partisipasi pemilih untuk masyarakat Kabupaten Natuna dari tahun ke tahun cukup tinggi,” sebut Junaedi menjawab koranperbatasan.com, di ruang dinasnya, Selasa 15 Desember 2020.
Junaiedi mengakui, dengan adanya pandemi Covid-19, pihaknya sempat khawatir masyarakat enggan untuk datang ke Tempat Pemilihan Suara (TPS), oleh karen itu, untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menyalurkan hak pilihnya, KPU sebelumnya gencar melakukan berbagai sosialisasi.
“Kami optimis target tersebut bisa tercapai, apalagi melihat animo masyarakat pada pelaksanaan Pilkada tahun ini cukup besar. Sebelumnya kami terus menghimbau kepada Paslon, tim sukses, relawan dan lainnya untuk ikut bersama-sama mensosialisasikan protokol kesehatan dan wajib mematuhi prosedur,” ungkapnya.
Disamping itu tambah Junaedi, pelaksanaan Pilkada tahun ini yang bertepatan dengan musim angin utara, hal ini sempat menjadi kendala dalam pendistribusian logistik untuk di beberapa kecamatan di Kabupaten Natuna.
“Alhamdulillah pemerintah membuat regulasi yang sedemikian rupa, sehingga pelaksanaan Pilkada bisa berjalan dengan lancar, dan tidak ada hal-hal yang membahayakan di lapangan,” tambahnya.
Terakhir Junaedi berharap, dengan selesainya pemilihan pada 09 Desember 2020 lalu, kepada masyarakat Natuna agar bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban serta mewujudkan suasasana tetap kondusif dan dapat menerima dengan baik, siapa pun yang akan menjadi pemimpin Natuna kedepan. (KP).
Laporan : Boy
Editor : Rid










