KABAR PERBATASANNASIONALNATUNAPEMERINTAHANPOLITIK

Lindawati Sebut Pemilu Kali ini Tantangan Terberat Bagi Bawaslu

×

Lindawati Sebut Pemilu Kali ini Tantangan Terberat Bagi Bawaslu

Sebarkan artikel ini
Koordinator-Devisi-SDM-Organisasi-Data-Informasi-Bawaslu-Natuna-Hj.-Lindawati-SH-saat-menjawab-koranperbatasan.com-di-ruang-dinasnya

NATUNA (KP),- Koordinator Devisi SDM Organisasi Data Informasi Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Hj. Lindawati, SH, mewakili Ketua Bawaslu Natuna, Khairurrijal, S.IP, menyebutkan pihaknya tetap akan mengikuti protokol kesehatan dalam mengawasi jalannya tahapan Pilkada Natuna 2020.

Kata Lindawati, jika tidak ada halangan pada bulan ini, akan diadakan pengawasan terkait tahapan pencalonan peserta yang ikut bertarung pada Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) di Natuna. “Seharusnya kita kemarin sudah mulai. Sekarang kita harus mulai lagi bulan Juni. Seperti pencalonan kemarin kan, sempat tertunda. Seharusnya sudah ada pencalonan, cuma kemarin itu sudah ada pencalonan independen, tapi tahapannya masih dalam proses,” kata Lindawati, menjawab koranperbatasan.com, Selasa 02 Juni 2020 di ruang dinasnya.

Lindawati menyebutkan, beberapa tahapan pengawasan yang sempat tertunda karena Pandemi Covid-19 kemungkinan akan kembali normal pada bulan ini. “Nah dalam keadaan Covid-19 kan sempat tertunda. Tapi mungkin bulan Juni ini tahapan itu jalan kembali. Yang jelas, kita tetap mengikuti aturan berlaku sekarang dan memperhatikan adanya protokol kesehatan,” ujarnya.

Semua itu, dilakukan mengingat kesehatan dan kesalamatan diri juga terbilang penting dan harus diutamakan dalam menjalankan tugas. “Tentu kita juga mementingkan dan mengutamakan kesehatan. Jadi menjaga jarak dan menggunakan masker itu, tetap akan diutamakan,” terangnya.

Kami lanjut Lindawati, sekarang ini walaupun dalam kondisi Covid-19, tetap akan melakukan tugas yang telah diberikan. “Jadi sosialisasi menggunakan aplikasi video conference seperti zoom, terkait strategi-strategi pengawasan tetap akan kami laksanakan nanti. Karena ini otomatis akan menjadi tanggungjawab yang lebih besar. Tentunya ini tantangan bagi Bawaslu,” imbuhnya.

Karena dari pengalaman yang ada, menurut Lindawati ketika melakukan sosialisasi dengan cara turun langsung ke lapangan saja masih ditemukan banyak masaalah. Apa lagi harus menggunakan aplikasi jalur online. “Jangankan pengawasan secara online. Kita turun ke lapangan saja banyak menemui permasalahan. Tapi dalam hal ini, kami tetap diberi arahan strategi dari pusat. Setiap hari kami adakan pertemuan secara online, mempersiapkan mental. Disamping itu, kita juga harus menjaga tanggungjawab sebagai pengawas,” jelasnya.

Baca Juga:  Gantikan Ahmad Daud Harahap Letkol Inf. Rahmat Jabat Danyon Komposit I/Gardapati Natuna

Intinya kata, Lindawati Bawaslu Natuna dalam menjalankan tugas tetap akan mengikuti arahan dari Bawaslu Provinsi dan Pusat. “Kita juga harus memperhatikan jiwa. Bukan hanya jiwa kita saja, juga masyarakat. Jadi mental harus dipersiapkan terlebih dahulu untuk mengahadapi Pilkada ini. Karena kami tahu akan menghadapi pekerjaan yang lebih berat dari sebelumnya. Jadi kami tetap mengikuti arahan dari pusat, dan tetap mengikuti protokol kesehatan,” tuturnya.

Dalam hal ini, Lindawati juga berharap agar masyarakat memiliki kesadaran untuk dapat menggunakan hak suaranya pada gawai Pemilukada nanti. “Harapan kami dari Bawaslu tentu kesadaran dan partisipasi masyarakat yang tinggi dengan keadaan seperti ini. Jangan sampai mereka beranggapan sehingga terjadi golput. Nah, itu yang tidak kita inginkan,” pungkasnya.

Ada kekuatiran, mungkin kita pencoblosan suara itu, bisa saja melalui atau lewat media online. Tetapi kan, tidak semua masyarakat kita mengerti dan paham. Untuk itu, kami berharap masyarakat antusias mengikuti perkembangan di medsos. Dengan itu, mudahan partisipasi masyarakat semakin meningkat, tutupnya. (KP).


Laporan : Sandi/Johan


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *