KABAR PERBATASANNATUNARAGAM PERBATASAN

LPTQ Natuna Akan Gelar Pembinaan Tilawah Al-Qur’an di Asrama Haji

×

LPTQ Natuna Akan Gelar Pembinaan Tilawah Al-Qur’an di Asrama Haji

Sebarkan artikel ini
Wakil-Bupati-sekaligus-Ketua-Umum-LPTQ-Kabupaten-Natuna-Dra.-Hj.-Ngesti-Yuni-Suprapti-M.A

NATUNA (KP),- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, akan menggelar kegiatan Pembinaan Tilawah Al-Qur’an pada tanggal 23 Oktober s/d 23 Desember 2020 di Komplek Asrama Haji Kabupaten Natuna.

Dalam hal ini, Dra. Hj. Ngesti Yuni Suprapti, M.A selaku Ketua Umum LPTQ Kabupaten Natuna, menyebutkan bahwa kegiatan tersebut diikuti oleh 2 orang calon peserta dari setiap LPTQ kecamatan se-Kabupaten Natuna. “Untuk tahun ini setiap LPTQ Kecamatan se-Kabupaten Natuna di minta untuk mengirimkan nama-nama calon peserta sebanyak 2 orang, paling lambat pada hari Senin, 12 Oktober 2020,” sebut Ngesti menjawab koranperbatasan.com, di kediamannya, Sabtu, 10 Oktober 2020.

Ngesti menjelaskan, Pembinaan Tilawah Al-Qur’an tersebut untuk mengembangkan generasi Qur’ani yang unggul dan menjadi kader-kader mumpuni. “Kita menggelarkan Pembinaan Tilawah Al-Qur’an ini yang pertama, untuk mengembangkan bibit-bibit unggul dalam cabang-cabang yang diikutsertakan pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Dan yang kedua, menginginkan anak-anak kita menjadi kader-kader yang mumpuni,” jelas Ngesti.

Ngesti lanjut menerangkan Pembinaan Tilawah Al-Qur’an tersebut, bagi anak-anak yang masih pelajar selama berjalannya kegiatan untuk sementara, dipindah sekolahkan di Ranai. Segala fasilitas serta kebutuhan peserta juga disediakan LPTQ Kabupaten Natuna. “Fasilitas sudah disediakan, peserta kita tempatkan di Asrama Haji Kabupaten Natuna. Makan dan minum juga disediakan. Kemudian, bagi pelajar disediakan kendaran antar jemput ke sekolah,” terang Ngesti.

Untuk pembina Ngesti mengatakan, sudah disiapkan sebanyak 5 orang yang mempunyai keahlian tertentu dan memiliki sertifikasi untuk memberikan pembinaan.  “Pembina khususnya yang ada di daerah ini, dan masih tergabung dalam LPTQ,” kata Ngesti.

Ngesti  juga menuturkan bahwa LPTQ Kabupaten Natuna sudah 2 tahun berturut-turut mempunyai program pembinaan anak-anak, khususnya dari kecamatan baik itu tilawah maupun khat. “Tahun lalu kita juga sudah melaksanakan kegiatan pembinaan. Setiap kecamatan kita minta untuk mengirimkan 3-4 peserta dan direspon dengan sangat baik,” tutur Ngesti.

Baca Juga:  Menkes Sebut Ratusan Petugas KPPS Meninggal Untuk DKI Jakarta Karena Penyakit Bawaan

Tambah Ngesti, dengan adanya peserta baik yang sudah dibina maupun yang akan dibina ini siap untuk diikutsertakan dalam cabang-cabang lomba pada MTQ melalui perwakilan dari setiap kecamatan se-Kabupaten Natuna. “Anak-anak ini melalui perwakilan kecamatan nantinya dalam kegiatan MTQ Kabupaten. Mereka hadir sebagai bibit-bibit unggul perwakilan dari kecamatan dalam mengikuti cabang-cabang yang dilombakan dalam kegiatan MTQ tersebut,” pungkas Ngesti.

Oleh karena dalam kegitan MTQ lanjut Ngesti, aturan 2 tahun yang lalu bahwa peserta baik tingkat kabupaten maupun provinsi itu betul-betul anak daerah. Maka kegiatan ini diselenggarakan untuk anak-anak daerah. “Peserta harus ber KTP daerah dan tidak boleh ber KTP dari provinsi lain. Kegiatan ini akan berkelanjutan, saya juga sudah sampaikan ke bagian kesra ini harus jadi program rutin. Kita punya tanggungjawab untuk membesarkan anak-anak kita agar bisa bersaing dengan anak-anak di daerah lain,” ujar Ngesti.

Lebih jauh disampaikan Ngesti, rencana program kedepan bukan pembinaan dalam waktu tertentu saja, namun menginginkan terbentuknya Qur’an Centre di Kabupaten Natuna. “Bahkan yang kita lakukan ini untuk pengembangan Qur’an Centre yang Insyaallah direncanakan bisa berdiri di Kabuten Natuna,” tegasnya.

Ngesti berharap kedepan LPTQ mempunyai program spesifik untuk membina anak-anak daerah. “Mereka punya kemampuan jadi harus kita bina. Mereka kader-kader unggul yang menjadi generasi Qur’ani  melanjutkan kakak-kakaknya atau orang-orang yang sudah memang bisa menjuari MTQ di tingkat provinsi,” tutupnya. (KP).


Laporan : Johan


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *