KABAR PERBATASANNATUNARAGAM PERBATASAN

Luar Biasa Tim Reaksi Cepat Disdamkar Natuna Berhasil Taklukan Ular Agresif

×

Luar Biasa Tim Reaksi Cepat Disdamkar Natuna Berhasil Taklukan Ular Agresif

Sebarkan artikel ini
Petugas Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana Disdamkar Natuna saat mengevakuasi Ular Cincin Emas

NATUNA – Kepala Sesi Kedaruratan, Logistik, Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Bidang Penanggulangan Bencana, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Natuna, Elkadar Lismana, SAP, M.Si menyebutkan seekor Ular Cincin Emas dengan ukuran melebihi satu setengah meter, ditemukan Anggota Pangkalan TNI AL di atas pohon kawasan Mako Lanal Ranai Natuna, Kelurahan Batu Hitam, Kecamatan Bunguran Timur, Selasa, 07 Desember 2021 pagi.

“Selanjutnya melaporkan keberadaan ular tersebut kepada Tim Reaksi Cepat  (TRC) Penanggulangan Bencana (PB) Disdamkar Kabupaten Natuna. Atas laporan yang diterima TRC PB langsung melaksanakan operasi reaksi cepat, akhirnya Ular Cincin Emas berhasil ditangkap,” ungkap Elkadar kepada koranperbatasan.com melalui pesan WhatsApp.

Menurut Elkadar, Ular Cincin Emas terkenal dengan ular yang buas. Memiliki sisik berwarna hitam mengkilat dan mata yang hitam serta tajam. Ular Cincin Emas akan selalu bersiaga jika bahaya mengancamnya.

“Tatapan matanya akan membuat takut siapa saja yang memandangnya,” ujar Elkadar.

Elkdar menjelaskan, Ular Cincin Emas memiliki nama latin Boiga Dendrophila. Ular ini tersebar luas di Asia Tenggara. Di Indonesia sendiri Ular Cincin Emas mudah ditemui di Pulau Sulawesi, Kalimantan Sumatra, Kepulauan Riau, Bangka-Belitung, dan Jawa.

“Iklim tropis dan hutan hujan di Indonesia habitat Ular Cincin Emas. Namun hutan mangrove yang basah dan lembab menjadi habitat utama ular ini. Tak jarang orang menyebutnya ular bakau,” terangnya.

Kata Elkadar, jika manusia terkena gigitan Ular Cincin Emas, efeknya hanya berasa sakit, bengkak dan berdarah. Meskipun tergolong berbisa menengah, ular ini mempunyai sifat agresif.

“Ular Cincin Emas termasuk dalam ketegori hewan aboreal. Pepohonan adalah tempat utamanya dalam mencari makan. Saat merambat di atas pohon, ular ini menggunakan ekornya yang panjang untuk menahan tubuhnya. Ular Cincin Emas merupakan pendaki pohon yang handal,” pungkasnya.

Baca Juga:  Lantik Panitia Pilkades, Camat Pultibar : Bekerjalah Secara Profesional

Lanjut Elkadar, Ular Cincin Emas merupakan ular nokturnal. Saat malam hari, ular ini aktif mencari mangsa. Namun saat siang hari, ular ini mudah ditemui bertengger di atas pohon. Pepohonan yang rindang menyamarkannya dari panas matahari dan serangan pemangsa.

“Saat jatuh ke dalam air, ular ini mampu berenang dengan baik. Meraih kembali ke atas pohon meraih dahan dan dedaunan. Tubuhnya yang panjang memudahkannya mendaki pohon,” imbuhnya.

Elkadar menuturkan, panjang tubuh Ular Cincin Emas bervariasi. Saat dewasa Ular Cincin Emas mampu tumbuh hingga 1.8 hingga 2.5 meter. Saat masa reproduksi, induk telur ular ini mampu menghasilkan 4 hingga 15 telur.

“Saat menetas, panjang bayi ular ini berkisar antara 35 hingga 45 centi meter,” tuturnya. (KP).


Laporan : Johan


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *