KABAR PERBATASANKEPULAUAN RIAUNASIONALNATUNAPARIWISATAPARLEMENTARIAPENDIDIKAN

Museum Jadi Pusat Edukasi Geopark Natuna, Sekda Dampingi Tim Evaluator Nasional

×

Museum Jadi Pusat Edukasi Geopark Natuna, Sekda Dampingi Tim Evaluator Nasional

Sebarkan artikel ini
Tim evaluator nasional dan Sekda Natuna menyaksikan pertunjukan hadrah dalam kunjungan Geopark di Museum Natuna
Sekda Natuna dampingi Tim Evaluator Nasional dalam kunjungan edukatif ke Museum Natuna, soroti peran budaya dalam pengembangan Geopark

Hari ketiga penilaian lapangan Geopark Nasional Natuna diwarnai dengan kunjungan edukatif ke Museum Natuna sebagai upaya memperkuat keterhubungan antara pendidikan, budaya, dan geopark. Kegiatan berlangsung pada Jumat, 25 Juli 2025, dihadiri langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko.

NATUNA – Memasuki hari ketiga penilaian lapangan Geopark Nasional Natuna, Badan Pengelola Geopark Nasional (BPGN) bersama Tim Evaluator Geopark Nasional melanjutkan kunjungan ke sektor pendidikan dan kebudayaan, dengan Museum Natuna sebagai salah satu titik utama kunjungan pada Jumat (25/07/2025).

Kunjungan ini memiliki makna strategis dalam mengintegrasikan nilai-nilai budaya ke dalam narasi Geopark, yang menjadi salah satu indikator penting menuju pengakuan UNESCO Global Geopark (UGGp). Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna, Boy Wijanarko, yang secara langsung mendampingi seluruh rangkaian kegiatan tim evaluator.

Perpaduan Edukasi dan Warisan Budaya

Rombongan tim disambut dengan hangat melalui pertunjukan musik tradisional hadrah, sebagai bentuk penghormatan dan representasi kekayaan seni budaya lokal. Nuansa edukatif pun tercermin dalam pemutaran video dokumenter bertema Geopark di ruang multimedia museum, yang menjelaskan elemen-elemen geologi, keanekaragaman hayati, serta identitas budaya Natuna secara visual dan informatif.

“Geopark bukan hanya tentang geologi. Di dalamnya juga terkandung warisan budaya, komitmen pada pembangunan berkelanjutan, dan pelestarian kearifan lokal,” ujar Sekda Boy Wijanarko.

Ia menegaskan bahwa museum harus menjadi pusat edukasi terbuka yang dapat diakses pelajar dan masyarakat sebagai media untuk membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya geopark dalam kehidupan masyarakat Natuna.

Strategi Edukasi Terpadu

Dalam sesi keliling museum, rombongan mendapat penjelasan langsung dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Natuna mengenai strategi edukatif berbasis museum. Diskusi mengarah pada penguatan program kunjungan pelajar, pengembangan media pembelajaran visual, serta integrasi konten budaya dan geologi dalam narasi geopark lokal.

Baca Juga:  Natuna Siap Hadapi Evaluasi Geopark Nasional, Pemkab Gelar Rapat Koordinasi Lintas OPD

Sekda Natuna dampingi Tim Evaluator Nasional dalam kunjungan edukatif ke Museum Natuna

Museum tidak lagi diposisikan sekadar sebagai tempat penyimpanan koleksi, tetapi sebagai ruang hidup edukatif yang menyatukan pengetahuan, sejarah, dan masa depan.

Membumikan Geopark bagi Generasi Muda

Kegiatan ini menjadi tonggak penting dalam membumikan nilai-nilai Geopark kepada generasi muda Natuna, melalui pendekatan edukatif dan kultural yang menyentuh aspek afektif dan kognitif.

Dengan menggandeng museum sebagai mitra strategis, pengembangan Geopark Natuna diproyeksikan tidak hanya berdampak pada sektor pariwisata, tetapi juga membentuk identitas lokal yang kuat dan berdaya saing. (KP).


Kontributor : Diskominfo Natuna

Editor : Dhitto


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *