Sekolah Rakyat ini ditujukan khusus bagi masyarakat berpenghasilan rendah dan kelompok miskin ekstrem. Berdasarkan SK Kemensos yang terbit 19 Juni 2025, Anambas ditetapkan sebagai lokasi untuk dua rombongan belajar, yakni 25 siswa untuk jenjang SMP dan 25 siswa untuk SMA.
“Maka hari ini kita adakan pertemuan ini untuk memastikan kepada masyarakat bahwa komitmen pemerintah itu nyata, dan sekolah ini benar-benar akan dibuka tahun ini,” tambahnya.
Sahtiar juga mengungkapkan bahwa pemerintah pusat akan mengirim tim untuk melakukan pengecekan kesehatan terhadap siswa yang lolos seleksi.
“Kalau siswa sudah siap, pada tanggal 7 nanti tim Kemensos akan turun. Dan pembelajaran kita rencanakan mulai 14 Juli 2025,” kata Sahtiar.










