.
Wakil Wali Kota Raja Ariza menyampaikan apresiasi kepada para peserta yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat dalam mengangkat tema literasi. Ia menyebut lomba ini sebagai contoh nyata bagaimana generasi muda mampu menjawab tantangan era digital dengan kreativitas.
“Di tengah arus digitalisasi, kemampuan menyampaikan pesan pendidikan dengan cara yang menarik sangat penting. Saya bangga anak-anak muda Tanjungpinang mampu menjawab tantangan ini lewat karya yang inspiratif,” ucap Raja Ariza.
Salah satu sorotan dalam lomba ini adalah keberhasilan Raifa dan Raisa, dua bersaudara kembar asal Tanjungpinang, yang masing-masing meraih penghargaan di kategori berbeda. Mereka menyampaikan harapan agar literasi dikemas dengan cara yang lebih menyenangkan dan mudah diterima oleh generasi muda.
Pemerintah Kota Tanjungpinang berharap melalui kegiatan ini, budaya literasi dapat terus tumbuh dan bertransformasi menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari. Literasi kini tidak hanya hadir dalam buku, tetapi juga dalam bentuk visual yang informatif, kreatif, dan mudah dijangkau oleh semua kalangan. (KP).
Laporan : Ides










