PKL Laman Bunda Direlokasi ke Melayu Square, Fuad : “Kita Tetap Menolak Dipindahkan”

oleh -459 views
Fuad-Koordinator-Pedagang-Kaki-Lima-Tanjungpinang

TANJUNGPINANG (KP),- Pemko Tanjungpinang melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) merelokasi pedagang kaki lima yang berjualan di sekitar Laman Bunda, ke Melayu Square. Tercatat sebanyak 38 pedagang yang sudah di data Pemko diberikan kesempatan untuk mendaftarkan diri menempati tempat yang telah disediakan mulai hari ini, Kamis, 26 Desember 2019 hingga 3 hari kedepan.

Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Hj. Rahma yang hadir menemui pedagang mengatakan, hal ini sudah sesuai dengan petunjuk dari Wali Kota Tanjungpinang, yang juga sesuai dengan semangat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 7 Tahun 2018.

“Solusi yang diberikan pemerintah ini, tidaklah berjauhan dengan lokasi sebelumnya. Seandainya berjauhan dari keramaian, atau perlu adaptasi setiap waktu, kita tentu tidak seperti itu. Hari ini kalau kita saksikan pedagang yang ada di Melayu Square Alhamdulillah nyaman,” sebut Rahma.

Disampaikan Rahma bahwa hendaklah dipahami Perda Nomor 7 Tahun 2018 yang telah disepakati bersama. Termasuk seputaran Laman Bunda yang merupakan adanya ikon Kota Tanjungpinang.

“Kita tidak melarang berjualan, tetapi hendaknya disesuaikan dengan peruntukannya. Para pedagang marilah bersama dengan yang lain di Melayu Square. Kita kembalikan lagi kepada pedagang jika ingin berjualan, mulai hari ini sudah boleh mendaftar,” ujarnya.

Ditempat yang yang sama Koordinator Pedagang Kaki Lima (PKL), Fuad kepada wartawan mengatakan, menolak jika pedagang di Laman Bunda dipindahkan ke Melayu Square.



“Artinya, ini bukan kata sepakat. Tadi bu Wakil bilang Perda sudah ditetapkan, padahal itu masalahnya tentang PKL. Tapi tidak pernah dilibatkan, saya sebagai Koordinator para PKL tidak pernah dilibatkan, asal muasal tanda tangan darimana? Pada tahun 2018 kita memang hadir, tapi kita tidak setuju, kita tetap menolak dipindahkan,” pungkasnya. (KP).


Laporan : Effendi Abidin



Memuat...