“Puluhan atlet pencak silat PSHT Natuna mulai digembleng melalui training centre intensif menjelang Youth Fighter Championship IPSI 2026.”
Pelatih Atlet PSHT Pusat Madiun, Sumardi Saputra, S.Pd., menyampaikan persiapan atlet menuju Youth Fighter Championship IPSI Natuna 2026 dilakukan secara matang melalui program latihan terstruktur yang mencakup fisik, teknik, dan mental bertanding.
NATUNA – Menjelang pelaksanaan Youth Fighter Championship IPSI Natuna 2026, puluhan atlet dari Organisasi Pencak Silat Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT) Natuna terus menjalani latihan intensif melalui program Training Centre (TC).
Sebanyak kurang lebih 32 atlet binaan saat ini digembleng secara rutin di padepokan PSHT sebagai bagian dari persiapan menghadapi kejuaraan tingkat daerah tersebut.
Dalam wawancara pada Sabtu (25/4/2026), pelatih PSHT, Sumardi Saputra, S.Pd., menjelaskan persiapan atlet dilakukan secara menyeluruh.
“Persiapan yang kami lakukan meliputi beberapa aspek, mulai dari latihan fisik untuk meningkatkan stamina dan kekuatan, latihan teknik untuk mematangkan kemampuan bertanding, serta pembinaan mental agar atlet lebih percaya diri dan siap menghadapi tekanan,” ujarnya kepada koranperbatasan.com.
Selain itu, pihaknya juga melakukan pemantapan strategi pertandingan serta memastikan kesiapan administrasi dan perlengkapan atlet.
“Kami juga melakukan pemantapan strategi, serta memastikan kesiapan administrasi dan perlengkapan pertandingan agar semuanya berjalan lancar,” tambahnya.
Ia menjelaskan, program latihan dilakukan secara bertahap dan terstruktur, dimulai dari pemanasan, teknik dasar, hingga penguatan fisik seperti stamina, kecepatan, dan kelincahan.
“Setelah itu, atlet diberikan latihan sparring atau simulasi pertandingan agar terbiasa dengan situasi di lapangan,” ungkapnya.
Sumardi juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan evaluasi dalam meningkatkan kualitas atlet.
“Kami menekankan kedisiplinan, mental bertanding, serta evaluasi rutin untuk meningkatkan kemampuan atlet,” tegasnya.
Kejuaraan Youth Fighter Championship IPSI 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah pembinaan atlet muda di Natuna. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi keterbatasan anggaran dalam mengikuti kejuaraan lanjutan di tingkat provinsi.
Melalui sistem pembinaan ini, atlet yang memiliki potensi akan terus dilatih dan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai kejuaraan berikutnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Youth Fighter Championship IPSI Natuna 2026, Nuzur, menyatakan bahwa pihaknya telah mematangkan seluruh persiapan pelaksanaan kejuaraan yang akan digelar pada 1 hingga 3 Mei 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Air Mulung.
Sebagai tahapan awal, panitia telah mengundang sekolah dan perguruan pencak silat se-Kabupaten Natuna untuk mengikuti technical meeting pada Minggu, 26 April 2026.
Technical meeting tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi terkait aturan pertandingan, sistem penilaian, serta kesiapan teknis seluruh peserta sebelum pertandingan berlangsung.
Mengakhiri wawancara, Sumardi berharap kejuaraan ini berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi atlet.
“Harapan saya, semoga perlombaan ini bisa berjalan dengan lancar, aman, dan menjunjung tinggi nilai-nilai sportivitas serta persaudaraan,” ujarnya.
“Kami juga berharap para atlet bisa menampilkan kemampuan terbaiknya dan menjadikan ajang ini sebagai sarana untuk menambah pengalaman serta prestasi,” pungkasnya. (KP).
Laporan: Dini










