HUKUM & KRIMINALKABAR PERBATASANKEUANGANNASIONALNATUNAPEMERINTAHANPOTRET PERBATASANSUARA RAKYAT

Realisasi APBD Natuna 2025 Masih Rendah, Bupati Cen Sui Lan Didesak Tingkatkan Kinerja Fiskal Daerah

×

Realisasi APBD Natuna 2025 Masih Rendah, Bupati Cen Sui Lan Didesak Tingkatkan Kinerja Fiskal Daerah

Sebarkan artikel ini
Bupati Natuna, Cen Sui Lan, mengenakan seragam dinas dengan ekspresi serius, duduk di depan latar data realisasi APBD tahun 2025. Latar belakang menampilkan rincian anggaran pendapatan dan belanja daerah berdasarkan data resmi SIKD per 30 Juni 2025.

Lebih jauh, belanja daerah pun menunjukkan performa serupa. Dari total anggaran Rp 1,25 Triliun, baru Rp 383,73 Miliar atau 30,70 persen yang terserap. Belanja pegawai memang mendominasi pada angka 37,54 persen, namun pos yang seharusnya memacu produktivitas seperti belanja modal hanya terealisasi 17,80 persen, dan belanja barang dan jasa stagnan di 26,10 persen.

BACA JUGA: DPRD dan Sekda Lempar Tanggung Jawab Soal Anggaran, BPKAD Bungkam

BACA JUGA: Fokus Bayar Utang, Bukan Alasan Tutupi Penggunaan Anggaran

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan serius soal efektivitas kepemimpinan Bupati Cen Sui Lan dalam menggerakkan struktur pemerintahan untuk bertindak cepat, tepat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Realisasi yang rendah bukan semata soal teknis administratif, melainkan memiliki dampak struktural terhadap pelayanan publik, distribusi program sosial, hingga pemulihan ekonomi daerah.

Dampak Langsung terhadap Masyarakat dan Program Prioritas

Minimnya realisasi anggaran menyebabkan sejumlah program yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat terhambat. Belanja hibah baru tersalurkan Rp 2,62 Miliar dari pagu Rp 24,63 Miliar, atau sekitar 10,63 persen, sementara belanja bantuan sosial masih di bawah 8 persen. Bahkan belanja tidak terduga, yang mestinya digunakan untuk penanganan bencana atau keadaan darurat, hampir tidak menyentuh angka realisasi, hanya Rp 0,02 Miliar dari pagu Rp 10 Miliar.

Baca Juga:  Tenaga Honorer R2 dan R3 Audiensi dengan Bupati Natuna, Tuntut Kejelasan Status Kepegawaian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *