“Area pesisir laut di kawasan Rimba Jaya, Kota Tanjungpinang, yang seharusnya menjadi tempat bersantai dan menikmati pemandangan laut kini tercemar oleh sampah yang berserakan di sekitar lokasi.”
Pengunjung kawasan laut Rimba Jaya, Rina (nama samaran), mengatakan bahwa area pesisir di ujung Rimba Jaya yang berada di Jalan Gudang Minyak, Kelurahan Tanjungpinang Barat, kini dipenuhi sampah yang mengganggu keindahan pemandangan laut.
TANJUNGPINANG – Keindahan kawasan laut di ujung Rimba Jaya, Kota Tanjungpinang, kini tercoreng oleh tumpukan sampah yang berserakan di sekitar pesisir. Area yang seharusnya menjadi tempat favorit warga untuk bersantai dan menikmati pemandangan laut justru menimbulkan rasa tidak nyaman bagi pengunjung.
Pantauan di lokasi pada Kamis (13/3/2026) sekitar pukul 17.40 WIB menunjukkan sejumlah sampah terlihat berserakan di sekitar area pesisir. Kondisi tersebut dinilai mengganggu pemandangan serta menimbulkan aroma tidak sedap di sekitar lokasi.
Rina (nama samaran), salah seorang pengunjung yang berada di kawasan tersebut, mengatakan bahwa kondisi lingkungan di area laut Rimba Jaya saat ini sangat berbeda dibandingkan sebelumnya.
Menurutnya, tempat yang seharusnya menjadi lokasi wisata dan tempat bersantai kini dipenuhi sampah yang berserakan di berbagai sudut area pesisir.
“Area sekitar pinggir laut yang seharusnya menjadi tempat wisata favorit, sekarang justru dipenuhi sampah yang berserakan,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Aini (nama samaran), pengunjung lainnya yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut. Ia menilai keberadaan sampah yang berserakan sangat merusak keindahan kawasan laut.
“Pemandangan sampah yang berserakan di sekitar area sungguh mengganggu. Seharusnya kita bisa menikmati suasana laut dengan nyaman, tetapi yang terlihat justru sampah di mana-mana,” katanya.
Aini juga menyebutkan bahwa sampah tersebut tidak hanya merusak pemandangan, tetapi juga menimbulkan aroma tidak sedap yang berpotensi mengganggu kesehatan pengunjung.
“Aroma tidak sedap juga terasa di sekitar area. Ini tentu mengganggu pengunjung dan bisa berdampak pada kesehatan,” tambahnya.
Sementara itu, Zio (nama samaran), pengunjung lainnya, menilai kurangnya kesadaran sebagian pengunjung menjadi salah satu faktor utama penyebab kondisi tersebut.
Menurutnya, fasilitas tempat sampah sebenarnya sudah tersedia di area tersebut, namun masih ada pengunjung yang membuang sampah tidak pada tempatnya.
“Tempat sampah sebenarnya sudah disediakan, tetapi masih ada saja pengunjung yang membuang sampah sembarangan,” ujarnya.
Ia mengaku cukup kecewa dengan kondisi lingkungan di kawasan tersebut dan berharap ada perhatian lebih terhadap kebersihan area wisata tersebut.
“Saya sangat kecewa dengan kondisi ini. Kita semua harus menjaga kebersihan lingkungan. Pengawasan juga perlu ditingkatkan, termasuk petugas kebersihan yang bertugas menjaga area ini,” katanya.
Warga berharap kesadaran pengunjung untuk menjaga kebersihan lingkungan dapat meningkat sehingga kawasan laut Rimba Jaya tetap menjadi tempat yang nyaman dan menarik untuk dikunjungi masyarakat. (KP).
Laporan: Novita










