Selain itu, ia juga menyoroti semangat sebagian siswa yang sudah menunjukkan motivasi tinggi untuk menuntut ilmu. Sebagian generasi muda sudah diberikan semangat untuk menggapai cita-cita, bahkan ada yang mendapatkan beasiswa kuliah di luar daerah.
“Tapi memang masih ada sebagian yang kurang peduli dengan masa depannya, terlalu banyak bermain game, dan kurang fokus belajar,” katanya.
Sebagai Ketua Komite, Tukino menegaskan pihak sekolah memiliki tanggung jawab moral terhadap siswa. “Sepanjang mereka masih siswa kami, menjadi tanggung jawab kami untuk mendidik agar mereka menjadi pribadi yang baik ke depannya,” tegasnya.
Namun, bagi anak-anak yang sudah tidak bersekolah di SDN 007 Ranai Darat, ia berharap lembaga pendidikan lain atau organisasi kepemudaan dapat mengambil peran.
“Mudah-mudahan semangat mereka yang mulai melemah bisa ditumbuhkan kembali melalui kegiatan positif seperti organisasi kepemudaan,” ujarnya.
BACA JUGA : Jangan Lupakan Nilai Perjuangan Para Pahlawan Bangsa
Dalam rapat komite bersama para orang tua, Tukino juga menekankan pentingnya kolaborasi antara guru dan wali murid. Semua siswa, bahkan semua generasi muda, adalah harapan bangsa.
“Karena itu, peran guru dan orang tua sangat penting dalam membentuk karakter anak,” ucapnya.
Ia menutup dengan pesan agar seluruh pihak bersama-sama membangun kepribadian dan kompetensi anak.
“Mari kita bangun kepribadian anak-anak, membangun jiwa dan potensi mereka agar siap menghadapi masa depan yang semakin maju,” pungkasnya. (KP).
Laporan : Nisa










