Tinggal Sehari Lagi, Mahasiswa UINA Titipkan Ilmu Bermanfaat Kepada Warga Binaan

oleh -251 views
Praktik Penyelenggaraan jenazah oleh warga binaan Rutan Pelaihari

PELAIHARI (KP),- Jelang berakhirnya masa magang mahasiswa Universitas Islam Negeri Antasari (UINA) di Rutan Klas IIB Pelaihari kembali membuat kegiatan bermanfat untuk dipersembahkan kepada warga binaan Rutan Pelaihari yaitu mengadakan kegiatan praktik penyelengaraan jenazah mulai dari memandikan sampai pengkafanan.

Kegiatan ini terlaksana kembali berkat gagasan dua mahasiswa UINA, Abdu Syahid dan Arina Rofiqoh yang sedang magang di Rutan Klas IIB Pelaihari, bersama petugas Kasi Pendidikan Duniyyah Pontren di Kementerian Agama Kabupaten Tanah Laut, KH. Awang Fathuddin, S.Ag dan Asmadi yang memang berprofesi sebagai pemandi jenazah di Masjid Mutawakkilin Kelurahan Karang Taruna Pelaihari, Sabtu (24/08/2019) usai Sholat Dzuhur.

Kegiatan pelatihan yang  berlangsung di Masjid Istiqomah Rutan Pelaihari tersebut, diawali dengan teori sebelum dipraktekkan langsung oleh KH. Awang Fathuddin dan prakteknya diajarkan oleh Asmadi yaitu dimulai dari cara menyiapkan kain kafan kemudian memandikan jenazah, setelah itu cara mengkafani dan mensholatkan jenazah dengan satu orang warga binaan sebagai peraganya.

Plh. Kepala Rutan Pelaihari, Agus Sarwoko, SH sangat senang dengan kegiatan tersebut dan berharap pelatihan bisa menjadi bekal bagi seluruh warga binaan untuk lebih bisa memahami dan mengetahui praktik penyelenggaraan Jenazah.

“Penyelenggaraan jenazah adalah proses perlakuan secara Islami terhadap jenazah muslim, dimulai dari proses memandikan,mengkafani hingga pemakaman. Penyelenggaraan ini tidak dapat dilakukan oleh sembarang orang, hanya orang tertentu yang mempunyai kapabilitas untuk itu, khususnya pada prosesi memandikan jenazah,sehingga kegianatan seperti ini bisa bermanfaat dan sebagai bekal begitu mereka bebas dan kembali kemasyarakat,” tutur Agus Sarwoko.

Salah seorang warga binaan, Tabrani alias Taba mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan tersebut. “Ini sebagai bekal saya kelak bila saya bebas nanti. Dengan menjalani pidana di dalam Rutan saya malah bisa menyelenggarakan jenazah,” katanya tersenyum. (KP).


Pewarta : Adam Subayu





Memuat...