NATUNAPENDIDIKAN

TK Pembina Terapkan Strategi Pendidikan Holistik Genjot Pertumbuhan Anak

×

TK Pembina Terapkan Strategi Pendidikan Holistik Genjot Pertumbuhan Anak

Sebarkan artikel ini
Wakil Kepala Sekolah TK Negeri 001 Pembina Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Noerseri, S.Pd menjawab koranperbatasan.com di Ruang Tunggu TK Negeri 001 Pembina, Rabu, 15 Januari 2025.

NATUNA – Wakil Kepala Sekolah TK Negeri 001 Pembina Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Noerseri, S.Pd menegaskan pendidikan bagi anak usia dini sangat penting terutama bagaimana cara melakukan pendekatan. Salah satunya adalah pendekatan aktif mengajarkan tentang tata krama sosial seperti pembiasaan religius menyambut dengan mengucapkan salam.

Kata Noerseri, pembelajaran dengan interaksi langsung bersifat pembiasaan mengarah kepada kedisiplinan anak juga diterapkan bagi anak usia dini seperti mengembangkan kerjasama antar anak, dan kebiasaan saling tolong-menolong, serta mengantri ketika mereka akan bercuci tangan.

Menurut Noerseri pendidikan yang diberikan kepada anak usia dini disesuaikan dengan perkembangan dan usia anak agar lebih efektif dengan menerapkan metode pendekatan praktis mendorong kreativitas anak.

“Kami membuat project bertema makanan khas membuat kernas, kita ajak anak mengerjakan bersama. Ibu guru memberikan contoh mengerjakan praktek, anak akan lebih senang. Tapi kita bilang ini bukan bekerja, sambil bermain dengan metode bersenang-senang sesuai dengan dunia anak,” ujar Noerseri kepada koranperbatasan.com di Ruang Tunggu TK Negeri 001 Pembina, Rabu, 15 Januari 2025.

Noerseri menjelaskan peran serta keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak dinilai sangat penting. Selain itu, guru juga perlu memahami latar belakang orang tua masing-masing siswa untuk memberikan pendekatan yang tepat.

“Kita harus tahu dulu misal anaknya agak liar, jadi kita pendekatannya agak lebih, kalau orang tuanya yang berpendidikan tinggi lebih diatur jadi di sekolah kita tidak susah lagi ataupun kita kerjasama antara program di sekolah dengan di rumah. Tanya dulu orang tua di rumah anak itu seperti apa kesenanganya,” jelas Noerseri.

Noerseri mengungkapkan meski kehadiran TK Negeri 001 Pembina tidak mengajar untuk anak-anak berkebutuhan khusus, namun tetap akan memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang mengalami kesulitan belajar.

Baca Juga:  HMI Berhasil Kumpulkan Rp 12 Juta Lebih Untuk Korban Rumah Terbakar di Setengar

“Kita berilah perhatian lebih dan kita lebih dekat sama mereka, itu juga melibatkan peran orang tua. Tapi kami tetap melakukan kerjasama dengan orang tua, kasih pengertian juga biasanya melalui pertemuan wali murid ataupun kita langsung panggil orang tuanya,” tutur Noerseri.

Noerseri berharap kepada orang tua yang anaknya masih diusia kanak-kanak agar bisa lebih memahami pentingnya pendidikan bagi anak usia dini. Pendidikan bagi anak usia dini adalah fondasi awal yang harus ditanamkan sedini mungkin.

“Supaya kita mendapatkan anak-anak tumbuh kembangnya lebih baik. Menjadi anak-anak yang berakhlak mulia, cerdas, dan berguna bagi nusa bangsa,” imbuhnya.

Noerseri juga berharap kepada pemerintah agar dapat memberikan perhatian lebih untuk kebutuhan pendidikan bagi anak usia dini. Sebab anak usia dini pondasi awal generasi penerus bangsa Indonesia. (KP).


Laporan : Dhitto


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *