“Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian resmi menutup Turnamen Sepak Bola Desa Payalaman sekaligus mengajak masyarakat terus melahirkan atlet muda berprestasi dari daerah.”
Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, Kabupaten Kepulauan Anambas, Minggu (2/8/2026). Penutupan turnamen yang digelar dalam rangka HUT ke-27 Karang Taruna Tunas Mekar dan HUT ke-21 Desa Payalaman tersebut menjadi momentum memperkuat pembinaan olahraga sekaligus mencari bibit pesepak bola berbakat di Anambas.
ANAMBAS – Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu Febri Gunadian, secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, Minggu (2/8/2026). Penutupan ditandai dengan pembacaan basmalah, hamdalah, serta pantun sebagai penutup rangkaian kegiatan.
Dalam sambutannya, Raja Bayu menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, Karang Taruna Tunas Mekar, para sponsor, serta masyarakat Desa Payalaman yang telah bergotong royong menyukseskan turnamen tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras menyelenggarakan turnamen ini. Ini menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan gotong royong masih terjaga dengan baik di Desa Payalaman,” ujar Raja Bayu.
Ia berharap turnamen sepak bola tersebut tidak hanya menjadi ajang hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi wadah pembinaan atlet muda yang mampu melahirkan pemain-pemain berbakat dari Kabupaten Kepulauan Anambas.
“Semoga dari turnamen ini lahir bibit-bibit pesepak bola yang mampu mengharumkan nama Desa Payalaman, Kecamatan Kute Siantan, hingga Kabupaten Kepulauan Anambas di tingkat yang lebih tinggi,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, panitia menyerahkan hadiah kepada para juara. Juara I menerima hadiah sebesar Rp32 juta, Juara II sebesar Rp20 juta, Juara III sebesar Rp15 juta, sedangkan Juara IV memperoleh Rp10 juta.
Selain hadiah utama, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas melalui Wakil Bupati Raja Bayu juga memberikan bonus pembinaan sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan olahraga di daerah. Tim juara memperoleh bonus tambahan sebesar Rp750 ribu, sementara tim runner-up menerima bonus sebesar Rp250 ribu.
Menurut Raja Bayu, keberhasilan sebuah turnamen bukan hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi juga dari semangat sportivitas dan kebersamaan yang tumbuh selama kompetisi berlangsung.
“Ini bukan semata soal menang atau kalah. Yang terpenting adalah semangat berolahraga, menjunjung tinggi sportivitas, serta terus membina potensi generasi muda agar lahir atlet-atlet berprestasi dari Anambas,” tegasnya.
Acara penutupan turut dihadiri Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Kepulauan Anambas Adnan, Camat Kute Siantan, Camat Siantan Utara, Sekretaris Kecamatan Palmatak, unsur Forkopimcam, Kepala Desa Payalaman, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, tokoh masyarakat, serta ratusan warga yang memadati lokasi pertandingan.
Turnamen yang digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-27 Karang Taruna Tunas Mekar dan HUT ke-21 Desa Payalaman tersebut diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mempererat silaturahmi masyarakat sekaligus menjadi wadah pencarian bibit pesepak bola potensial.
Pemerintah Kabupaten Kepulauan Anambas menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan olahraga melalui penyelenggaraan kompetisi yang berkelanjutan sehingga semakin banyak atlet daerah mampu berprestasi di tingkat provinsi hingga nasional. (KP).
Laporan: Azmi










