KABAR PERBATASANNATUNAPARIWISATAPEMBANGUNAN DAERAHRAGAM PERBATASAN

Sektor Pertanian dan Perkebunan Akan Hiasi Wisata Alam Bukit Kapur

×

Sektor Pertanian dan Perkebunan Akan Hiasi Wisata Alam Bukit Kapur

Sebarkan artikel ini
Kades-Ceruk-Aramli

CERUK (KP),- Bukit Kapur, merupakan salah satu wisata alam yang dimiliki oleh Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepri. Keindahannya membuat pemerintah desa setempat memasukannya dalam skla prioritas pembangunan.

Menurut Kades Ceruk, Aramli, ada rencana pengembangan baru yang nantinya diharpkan mampu menarik minat pengunjung. “Karena yang betul-betul milik desa adalah wisata alam Bukit Kapur. Jadi saya memprioritaskan disekiling bawahnya itu, tumpuan petani bercocok tanam. Karena di bukitnya sudah indah. Tapi berhubung Covied-19 ini ada pemangkasan dana ke BLT, maka saya tunda dulu,” kata Aramli, kepada koranperbatasan.com, Jum’at 29 Mei 2020.

Tidak hanya itu, kata Aramli, dalam rencana pengembangannya, wisata Bukit Kapur juga akan dibuat tempat bermain bagi anak-nak. “Kita juga akan membuat taman bermain anak-anak. Kita juga akan membuat pondok-pondok lagi untuk tempat istirahat pengunjung. Ini akan kikta lakukan secara berjenjang sesuai dengan anggaran yang ada,” ujarnya.

Langkah pertama menurut Aramli, adalah menyiapkan tempat bercocok tanam bagi para petani dan pekebun yang tinggal disekitaran Bukit Kapur. “Jelas tidak akan sulit lagi untuk menjualnya. Jadi kita tidak perlu lagi menjualnya ke Ranai, mengingat akses jalan sudah bagus. Kalau dulu sebelum dibuka jalan menuju ke Bukit Kapur ini sulit dilewati kendaraan roda empat. Sehingga petani dan pekebun kesulitan, tetapi sekarang alhamdulillah,” terangnya.

Tujuanya kata Aramli, selain memberi kenyamanan bagi pengunjung juga menambah pendapatan masyarakat desa. “Nah itu, salah satu manfaat untuk petani, pekebun dan warga saya. Karena banyaknya pengunjung menikmati tempat wisata Alam Bukit Kapur, tentu mereka sambil menikmati wisata pulangnya ingin bawa oleh-oleh seperti jagung, durian, dan rambutan. Jadi masyarakat tidak lagi susah-susah menjualnya sampai ke Ranai,” tuturnya.

Baca Juga:  Mulai Membaik, Kawasan Wisata di Batam Akan Dibuka

Lebih jauh disampaikannya, tempat wisata alam yang terbilang indah bernama Bukit Kapur ini terletak di RT 3 Dusun 1 RW 1 Desa Ceruk, Kecamatan Bunguran Timur Laut Kabupaten Natuna. “Jadi luasnya lebih kurang sekitar setengah hektar. Wisata ini mulai di bangun tahun 2018 lalu dengan sistem swadaya masyarakat. Setelah swadaya adanya hasil musyawarah kami sepakat dijadikan tempat wisata,” pungkasnya.

Kemudian lanjut Aramli, dari hasil musyawarah, pihaknya sepakat akan menggunakan anggaran desa sebesar Rp180 juta untuk membuka jalan. “Jadi saya berharap masyarakat bisa bekerjasama. Karena tanpa ada kerjasama, maka sebesar apapun kegiatan tidak akan bisa dilaksanakan. Saya juga berharap kepada pemerintah, apabila ada anggaran yang bisa dilontarkan kesitu, kami mohon bantuan dan dukungannya,” tutup Aramli. (KP).


Laporan : Sandi


 

📊 Views: 127

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *