ADVERTORIAL & GALERI FOTOKABAR PERBATASANNASIONALNATUNAPEMBANGUNAN DAERAHPENDIDIKAN

SDN di Natuna Terima Bantuan Fasilitas dan Prasarana Perpustakaan dari PT PII

×

SDN di Natuna Terima Bantuan Fasilitas dan Prasarana Perpustakaan dari PT PII

Sebarkan artikel ini
Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Natuna, H. Khaidir, SE saat menyerahkan bantuan fasilitas dan prasarana perpustakaan

NATUNA – PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PT PII) Persero salah satu Special Mission Vehicles (SMV) Kementerian Keuangan RI, Rabu, 22 Desember 2021 merealisasikan program Corporate Social Responsibility (CSR) bidang pendidikan di Kabupaten Natuna Provinsi Kepulauan Riau.

Dalam kegiatannya PT PII Persero memberikan bantuan fasilitas dan prasarana perpustakaan untuk Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Pulau Natuna berupa komputer All in One, meja dan kursi komputer, rak buku, karpet baca, buku bacaan dan pengecatan ulang ruang perpustakaan sekolah.

Acara penyerahan bantuan secara simbolis dilaksanan secara hybrid di SD Negeri 12 Ranai dan virtual melalui media zoom yang dihadiri oleh perwakilan PT PII, Yayasan GNOTA, unsur pemerintah setempat dan perwakilan sekolah penerima.

Wakil Bupati Natuna, Rodhial Huda mencicipi sungguhan sekapur sirih pembukaan secara hybrid kegiatan PT PII Persero di SD Negeri 12 Ranai.

Adapun penerima bantuan ini terdiri dari 5 SD Negeri di Kabupaten Natuna yaitu SD Negeri 12 Ranai, SD Negeri 11 Ranai, SD Negeri 009 Bandarsyah, SD Negeri 008 Batu Gajah dan SD Negeri 10 Batu Gajah.

Wakil Bupati Kabupaten Natuna, Rodhial Huda yang sempat hadir dalam sambutannya diwakili Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Setda Kabupaten Natuna, H. Khaidir, SE sangat mengapresiasi program bantuan fasilitas dan prasarana perpustakaan tersebut. Beliau mengharapkan agar bantuan serupa dapat terus diadakan untuk pendidikan di Kabupaten Natuna yang lebih baik.

Direktur Utama PT PII, M. Wahid Sutopo, dalam sambutannya mengungkapkan program CSR diharapkan dapat mendukung sekolah penerima untuk meningkatkan fasilitas dan proses pembelajaran mereka sehingga anak-anak di Pulau Natuna khususnya dari keluarga pra sejahtera dan rawan putus sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak dan terus semangat untuk menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun mereka.

“PT PII mengharapkan fasilitas dan prasarana yang diberikan melalui program ini dapat mendorong meningkatnya literasi dan minat baca serta mendukung dan memudahkan akses pendidikan yang layak bagi siswa di Pulau Natuna. Dengan demikian, siswa akan mendapatkan pengetahuan dan wawasan secara cepat mengenai era digital seperti era industry 4.0 dan society  5.0,” ungkap Sutopo.

Tari pesembahan sekapur sirih mengawali kegiatan CSR bidang pendidikan di SD Negeri 12 Ranai Kabupaten Natuna.

Lebih jauh, Sutopo menjelaskan tujuan program ini adalah untuk mendukung kebutuhan dan fasilitas sekolah di daerah tersebut agar mereka para pelajar dapat menjalankan kegiatan pembelajaran yang memadai sehingga siswa dapat mengakses pendidikan layak dan menyelesaikan pendidikan dasarnya dengan baik.

Baca Juga:  Bupati Natuna Minta Camat Ajak Pegawai Makmurkan Masjid

“Program CSR ini juga merupakan bagian dari komitmen CSR PT PII dan sebagai upaya untuk  mendukung proyek Palapa Ring, pembangunan jaringan serat optik nasional yang berada di Pulau Natuna,” tutup Sutopo.

Sejalan dengan kegiatan itu, Ketua Pengurus Yayasan GNOTA, Gendis Siti Hatmanti, yang hadir secara virtual menyampaikan ucapan terima kasih kepada PT PII dan mitra lainnya yang terus berpasrtisipasi dan mendukung upaya pemerataan pendidikan melalui Yayasan GNOTA.

“Program ini diharapkan dapat mendukung sekolah penerima untuk meningkatkan fasilitas dan proses pembelajaran mereka sehingga anak-anak di Pulau Natuna khususnya dari keluarga pra sejahtera dan rawan putus sekolah dapat menikmati pendidikan yang layak dan terus semangat untuk menyelesaikan pendidikan dasar 9 tahun mereka,” ujarnya.

Asisten I Setda Natuna, H. Khaidir, SE membacakan sambutan Bupati Natuna.

Mengenal PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) / Indonesia Infrastructure Guarantee Fund (Iigf)

Sebagaimana diketahui, PT PII Persero memiliki tujuan sebagai BUMN penggerak utama yang aktif dalam mempercepat pembangunan infrastruktur berkelanjutan untuk peningkatan kualitas hidup masyarakat Indonesia.

Selain itu juga memastikan percepatan pemenuhan pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan dengan memberikan penjaminan dan nilai tambah bagi pembangunan infrastruktur yang memiliki dampak kemanfaatan paling besar kepada masyarakat Indonesia.

Melindungi kepentingan pemerintah dalam pemenuhan pembangunan infrastruktur melalui proses yang transparan dan akuntabel serta meningkatkan kepercayaan dari pihak investor dengan memberikan kenyamanan berinvestasi dan kepastian pembayaran atas klaim risiko kerugian suatu proyek infrastruktur yang dikerjasamakan.

Asisten I Setda Natuna, H. Khaidir, SE menyerahkan bantuan kepada guru perwakilan salah satu sekolah di Natuna.

PT PII aktif melaksanakan program Tanggung Jawab Sosial Perusahaan (CSR) sebagai bentuk kepedulian perusahaan ditujukan kepada dukungan kepada masyarakat yang berada di sekitar lokasi proyek infrastruktur yang didukung oleh PT PII.

Baca Juga:  Pantun Ikan Sepat Ikan Gabus Bupati Natuna Jawab Keluhan Desa Pangkalan

Fokus program CSR PT PII adalah utamanya pada bidang pendidikan sebagai bentuk investasi perusahaan jangka panjang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia komunitas masyarakat disekitar proyek infrastruktur sebagai bagian dari mitigasi dampak sosial dari pembangunan infrastruktur di daerah tersebut.

Dalam pelaksanaan program CSR-nya, PT PII melibatkan institusi pendidikan dan lembaga sosial masyarakat / LSM setempat sebagai mitra kerjasama yang memiliki pengetahuan dan kearifan lokal untuk dapat lebih efektif menjangkau dan memenuhi kebutuhan sesungguhnya dari komunitas masyarakat yang dituju.

Asisten I Setda Natuna, H. Khaidir, SE menyerahkan bantuan kepada guru perwakilan salah satu sekolah di Natuna.

Pelaksanaan program senantiasa melibatkan peran serta warga masyarakat untuk meningkatkan rasa memiliki warga. Sampai dengan Desember 2021 ini, PT PII telah memberikan penjaminan kepada total 37 proyek yaitu 29 proyek KPBU dan 8 proyek Non-KPBU.

Adapun 29 proyek KPBU terdiri dari 6 sektor yaitu Proyek Sektor Jalan yaitu 13 Jalan Tol (Batang – Semarang, Balikpapan – Samarinda, Pandaan – Malang, Manado – Bitung, Jalan tol layang MBZ Sheikh Mohamed Bin Zayed, Krian – Legundi – Bunder – Manyar, Cileunyi – Sumedang – Dawuan, Serang – Panimbang, Probolinggo – Banyuwangi dan Jakarta – Cikampek II Sisi Selatan, Semarang – Demak, Solo – Yogyakarta – Nyia Kulon Progo dan Yogyakarta – Bawen).

Kemudia 3 proyek sektor Jalan Non-Tol (Jalan Lintas Timur Sumatera Selatan, Jalan Lintas Timur Riau dan Jembatan Callender Hammilton), 4 Proyek Sektor Telekomunikasi (Palapa Ring Paket Barat, Tengah dan Timur serta Satelit Multifungsi), 1 Proyek Sektor Ketenagalistrikan (PLTU Batang).

Pengurus Yayasan GNOTA poto literasi usai kegiatan di SD Negeri 012 Ranai, Natuna.

Termasuk 6 Proyek Sektor Air Minum (SPAM Umbulan, SPAM Bandar Lampung, SPAM Semarang Barat, SPAM Pekanbaru, SPAM Jatiluhur I dan SPAM Kariyan – Serpong), dan 2 Proyek Sektor Transportasi (Kereta Api Makassar – Parepare dan Bandar Udara Labuan Bajo).

Sementara itu, 8 Proyek Non-KPBU yaitu Proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika, Proyek Hydropower Program PT PLN (Persero), Proyek PLTP Patuha Unit 2 dan Dieng 2, Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi Kalimantan dan Maluku-Papua PT PLN (Persero) dan Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi Sulawesi dan Nusa Tenggara PT PLN (Persero), Proyek Pengembangan Jaringan Distribusi Jawa Timur dan Bali PT PLN (Persero) serta Obligasi & Penjaminan Pinjaman PT Waskita Karya.

Dengan demikian, 37 proyek ini memiliki total nilai investasi melebihi Rp 342 Triliun. (KP).


Laporan : Johan


📊 Views: 2

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *