NATUNAPENDIDIKAN

Pesantren Kilat Ramadan Bangun Karakter Siswa

×

Pesantren Kilat Ramadan Bangun Karakter Siswa

Sebarkan artikel ini
Kepala Sekolah SMPN 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., poto bersama usai kegiatan Pesantren Kilat, Kamis (26/2/2026).

“Pesantren Kilat Ramadan SMPN 1 Bunguran Timur menjadi momentum pembinaan akhlak dan penguatan iman seluruh peserta didik.”

NATUNA – Kepala Sekolah SMPN 1 Bunguran Timur, Zurna, S.Pd., menegaskan bahwa Pesantren Kilat Ramadan SMPN 1 Bunguran Timur dilaksanakan selama tiga hari sebagai bentuk pembinaan karakter dan peningkatan keimanan siswa selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut berlangsung pada 23 hingga 25 Ramadan dan dilaksanakan berdasarkan edaran Dinas Pendidikan terkait pembelajaran selama bulan suci. Meski tidak ada instruksi khusus mengenai bentuk kegiatan, sekolah diberikan keleluasaan untuk menyusun materi sesuai kebutuhan peserta didik.

“Untuk bulan Ramadan ini kegiatan keagamaan memang difokuskan pada Pesantren Kilat Ramadan 1447 Hijriah selama tiga hari,” jelas Zurna saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (26/2/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam pelaksanaannya, sekolah memprioritaskan pembinaan akhlak dan perbaikan karakter siswa. Materi yang diberikan lebih banyak pada tadarus atau pembacaan Al-Qur’an, serta penguatan nilai-nilai moral.

“Kalau untuk SMPN 1, kami memang ingin fokus pada perbaikan karakter anak. Jadi materinya banyak berkaitan dengan perbaikan akhlak,” ujarnya.

Selain siswa Muslim yang mengikuti kegiatan pesantren kilat, pihak sekolah juga memberikan ruang kepada peserta didik non-Muslim untuk melaksanakan kegiatan kerohanian masing-masing. Seluruh siswa tetap mendapatkan pembinaan sesuai agama yang dianut.

Untuk siswa Kristen dan Konghucu, kegiatan dibimbing langsung oleh guru agama masing-masing. Sementara siswa Buddha bergabung dengan SDN 002 Ranai untuk kegiatan pembinaan rohani selama tiga hari tersebut.

Zurna menegaskan bahwa sejak ia menjabat sebagai kepala sekolah, seluruh siswa tanpa terkecuali harus mendapat pelayanan pembinaan keagamaan yang adil dan setara.

“Kita ingin berkembang bersama. Semua siswa kita beri ruang untuk mendalami agamanya masing-masing,” tegasnya.

Baca Juga:  SDN 013 Bunguran Timur Perkuat Semangat Belajar

Ia berharap melalui Pesantren Kilat Ramadan SMPN 1 Bunguran Timur, para siswa tidak hanya memahami makna puasa sebagai menahan lapar dan haus, tetapi juga meningkatkan kesabaran, keikhlasan, dan kebaikan hati. (KP).


Laporan: Dini


 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *