KABAR PERBATASANPARLEMENTARIAPOLITIKPULAU TERLUAR

HUT ke-27 Natuna, Suparman Dorong Pemekaran Dua Kecamatan Baru

×

HUT ke-27 Natuna, Suparman Dorong Pemekaran Dua Kecamatan Baru

Sebarkan artikel ini
Caption: Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Suparman, M.Si., usai diwawancarai terkait pembangunan dan pemekaran wilayah Natuna.

“Memasuki usia ke-27 tahun, Kabupaten Natuna terus menghadapi tantangan pemerataan pembangunan dan pemulihan ekonomi. Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Suparman, M.Si., menyoroti perkembangan wilayah administratif Natuna yang kini memiliki 17 kecamatan serta rencana pengusulan dua kecamatan baru, yakni Kecamatan Sungai Ulu dan Kecamatan Bunguran Barat Daya.”

NATUNA – Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Natuna, Suparman, M.Si., mendorong perkembangan wilayah dan pemerataan pembangunan sebagai bagian dari harapan pada momentum Hari Jadi ke-27 Kabupaten Natuna, Senin (12/10/2026).

Suparman menyebut, sejak awal pembentukan hingga 2026, Kabupaten Natuna telah berkembang menjadi 17 kecamatan. Ke depan, dua kecamatan baru direncanakan untuk diusulkan, yakni Kecamatan Sungai Ulu dan Kecamatan Bunguran Barat Daya.

“Baik, untuk saat sekarang ini dari awal sampai 2026 ini Kabupaten Natuna sudah mulai beranjak untuk meningkatkan kemajuan untuk ke depannya. Bisa kita lihat kondisi saat sekarang ini. Kalau dulunya terdiri dari beberapa kecamatan, sekarang ini sudah berkembang 17 kecamatan,” ujarnya kepada koranperbatasan.com.

Ia berharap perkembangan wilayah tersebut dapat mendukung kemajuan Natuna sekaligus meningkatkan kemampuan daerah untuk bersaing dengan kabupaten dan kota lainnya.

“Nah, nah ke depan kita berharap Kabupaten Natuna ini maju berkembang dan bisa bersaing dengan daerah-daerah lainnya,” katanya.

Suparman Tekankan Sinergi DPRD dan Pemerintah Daerah

Dalam mendorong pembangunan, Suparman menekankan pentingnya sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah. Menurutnya, koordinasi diperlukan agar berbagai kebutuhan pembangunan dapat diperjuangkan melalui pemerintah kabupaten, provinsi, maupun pusat.

“Iya, kita selalu bersinergi antar antara DPRD dan pemerintah daerah Kabupaten Natuna, antara bupati antara bupati dan DPRD. Nah, untuk pembangunan kita selalu eh sinergi dalam semua lini. Dan kita juga eh selalu juga untuk menjemput bola baik di tingkat pusat maupun di tingkat eh provinsi,” ujarnya.

Baca Juga:  Natuna Bukan Milik Kelompok, Cen Sui Lan Harus Rangkul Semua

Sinergi tersebut menjadi salah satu upaya yang ia sebut dalam mendorong pembangunan Natuna di berbagai sektor.

Berharap Efisiensi Berakhir, Ekonomi Natuna Pulih pada 2027

Selain perkembangan wilayah, Suparman menyoroti kondisi perekonomian daerah. Ia berharap masa efisiensi anggaran berakhir pada 2026 agar perekonomian masyarakat dapat kembali meningkat pada tahun berikutnya.

“Kita berharap eh ekonomi kita saat sekarang ini pulih sebagaimana mestinya. Dan mudah-mudahan eh masa efisiensi ini berakhir di 2026 ini. Sehingga 2027 ekonomi kita akan meningkat sesuai eh sebagaimana yang diharapkan oleh masyarakat,” katanya.

Harapan tersebut menempatkan pemulihan ekonomi sebagai salah satu perhatian dalam pembangunan Natuna ke depan. Namun, peningkatan ekonomi pada 2027 masih merupakan harapan yang disampaikan Suparman, bukan hasil yang telah dipastikan.

Natuna Diharapkan Mampu Mengejar Ketertinggalan

Suparman juga berharap Natuna dapat mengejar ketertinggalan pembangunan dan meningkatkan daya saing dengan daerah lain di Provinsi Kepulauan Riau, termasuk Tanjungpinang, Batam, dan Karimun.

“Iya, kita berharap Natuna maju dan berkembang seperti yang saya sampaikan tadi itu sesuai. Agar supaya dia bisa berdaya saing sesuai eh kabupaten-kabupaten yang eh setelah kita. Seperti di Tanjung Pinang, Batam, Karimun, ya kita berharap kita bisa mengejar eh ketertinggalan pembangunan eh seperti yang di daerah-daerah lain tersebut,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan Natuna melibatkan berbagai tingkatan pemerintahan, mulai dari pusat, provinsi, hingga kabupaten. Karena itu, koordinasi lintas pemerintahan dinilai penting untuk mendukung program pembangunan daerah.

Pada momentum HUT ke-27 Kabupaten Natuna, rencana pengusulan dua kecamatan baru dan harapan pemulihan ekonomi menjadi bagian dari sejumlah hal yang disoroti Suparman. Usulan pemekaran tersebut masih perlu melalui proses dan ketentuan yang berlaku sebelum dapat ditetapkan secara resmi.

Baca Juga:  Natuna Tertekan, TPP ASN Terancam, PPPK Dipertanyakan, Sekda: Masih Dikaji

Laporan: Dini


📊 Views: 166

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *